• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Daerah
  • Kampar

Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno Ajak Jaga Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Redaksi

Kamis, 09 April 2026 | 09:32:46 WIB
Cetak
Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno Ajak Jaga Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Festival Kreatif Lipat Kain yang digelar di halaman Kantor Lurah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar pada Rabu, 8 April 2026 memang dinanti masyarakat setempat.

Sebab, gelaran ini tidak hanya sebuah perayaan budaya yang menghibur, tetapi juga menggerakkan, menginspirasi, dan mempererat ikatan masyarakat Kampar Kiri dalam satu detak jantung yang sama.

Warna-warni pakaian adat, aroma kuliner khas Kampar, dentuman alat musik tradisional, dan semangat warga yang tumpah ruah memadati area festival menjadi pemandangan yang memukau dan mengharukan sekaligus. Di sinilah budaya hidup bukan di museum, bukan di buku teks, tetapi di tengah-tengah masyarakat yang mencintai dan merayakannya dengan sepenuh hati.

Di antara deretan tokoh yang hadir, suara Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, S.Sos terdengar paling lantang dan penuh keyakinan. Dalam sambutannya saat pembukaan festival, wakil rakyat yang dikenal dekat dengan masyarakat Kampar Kiri ini menegaskan dengan tegas bahwa pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif bukanlah dua hal yang bertolak belakang keduanya ialah dua sisi dari keping mata uang yang sama, yakni kemajuan Kabupaten Kampar yang sejati.

Eko Sutrisno menyampaikan apresiasinya yang sebesar-besarnya kepada Kelurahan dan seluruh masyarakat Lipat Kain yang telah bersatu padu mewujudkan festival budaya yang luar biasa ini. Baginya, inisiatif masyarakat untuk secara mandiri menjaga dan merayakan warisan budaya mereka adalah sesuatu yang sangat langka dan patut mendapat penghargaan tertinggi.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan festival budaya yang digelar oleh Kelurahan dan masyarakat Lipat Kain dalam rangka menjaga dan melestarikan budaya Kampar, khususnya di Kecamatan Kampar Kiri," kata Eko Sutrisno dengan penuh kebanggaan.

Pernyataan ini bukan sekadar basa-basi protokoler. Di balik kata-kata tersebut tersimpan pengakuan tulus seorang wakil rakyat yang memahami betapa berharganya sebuah komunitas yang masih mau merawat identitas budayanya di tengah arus modernisasi yang kian deras mengalir.

Salah satu momen yang paling berkesan dalam pembukaan Festival Kreatif Lipat Kain adalah kehadiran langsung Bupati Kampar beserta seluruh rombongan. Bagi Eko Sutrisno, kehadiran pemimpin tertinggi Kabupaten Kampar di tengah-tengah masyarakat Lipat Kain bukan sekadar kehormatan seremonial ia adalah sinyal kuat bahwa pemerintah daerah benar-benar serius dalam mendukung pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif di wilayah ini.

“Kami juga sangat mengapresiasi kehadiran Bupati Kampar dan seluruh rombongan yang sangat mendukung kegiatan pelestarian budaya di Kampar ini. Dengan kebersamaan ini, kita tentu berharap pelestarian budaya tentunya akan dapat terus kita lakukan,” tambah Eko Sutrisno dengan nada penuh harap.

Lebih jauh, Eko menekankan bahwa kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat memiliki dampak psikologis dan motivasional yang luar biasa. Ketika seorang bupati hadir langsung, duduk bersama rakyat, menyaksikan pertunjukan budaya mereka, dan bertepuk tangan untuk karya-karya mereka itu adalah energi yang tidak bisa dibeli dengan anggaran berapa pun.

“Kehadiran Bupati Kampar dan rombongan menjadi penyemangat dan inspirasi bagi masyarakat, sehingga berbagai kegiatan dalam rangka menyukseskan Festival Kreatif Lipat Kain dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” ungkap Eko Sutrisno.

Dan memang terbukti demikian. Antusiasme warga yang luar biasa, semangat para peserta lomba yang membara, serta kemeriahan setiap sudut arena festival menjadi bukti nyata bahwa ketika pemerintah hadir dan rakyat merasa diperhatikan, maka tidak ada yang tidak mungkin untuk diwujudkan bersama.

Eko Sutrisno tidak berhenti pada apresiasi semata. Sebagai wakil rakyat yang berpikir jauh ke depan, ia juga menyampaikan analisis strategisnya tentang peran festival budaya dalam konteks pembangunan ekonomi daerah yang lebih luas dan berkelanjutan.

Menurutnya, festival seperti ini memiliki dampak berlipat yang jauh melampaui sekadar nilai hiburan. Festival Kreatif Lipat Kain adalah ekosistem ekonomi kreatif yang hidup dan bergerak di mana para pelaku UMKM lokal mendapat panggung untuk unjuk gigi, produk-produk unggulan daerah mendapat exposure yang seluas-luasnya, dan potensi ekonomi yang selama ini tersembunyi di balik keindahan budaya Kampar Kiri mulai terungkap ke permukaan.

Para pelaku UMKM yang menggelar lapak di festival ini bukan hanya sekadar berdagang. Mereka sedang membangun merek, memperkenalkan produk, memperluas jaringan, dan membuktikan bahwa produk lokal Kampar Kiri mampu bersaing dan diminati. Dari kerajinan tangan berbahan rotan dan kayu khas Kampar, kuliner tradisional yang kaya rasa dan cerita, hingga produk-produk budaya bernilai seni tinggi semuanya memiliki potensi ekonomi yang belum sepenuhnya tergali.

“Festival ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi. Kita berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan lebih meriah di masa mendatang,” harap Eko Sutrisno dengan penuh optimisme.

Harapan ini bukan angan-angan kosong. Di berbagai daerah di Indonesia, festival budaya yang dikelola dengan baik telah terbukti menjadi magnet wisata yang kuat, penggerak UMKM yang efektif, dan identitas daerah yang priceless tidak ternilai harganya dalam membangun citra dan kebanggaan suatu wilayah. Kampar Kiri, dengan kekayaan budaya dan potensi kreatif yang dimilikinya, memiliki semua modal untuk menjadi salah satu destinasi budaya terkemuka di Provinsi Riau.

Festival Kreatif Lipat Kain tahun ini hadir dengan rangkaian kegiatan yang kaya dan beragam, dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang. Pertunjukan seni budaya yang memukau menampilkan kekayaan tradisi Kampar yang masih terjaga kemurniannya tarian adat, musik tradisional, dan atraksi budaya yang memanjakan mata sekaligus menggugah rasa bangga terhadap warisan leluhur.

Pameran produk UMKM menjadi salah satu daya tarik utama yang menghadirkan deretan produk-produk kreatif dan inovatif dari tangan-tangan terampil masyarakat Lipat Kain. Para pengunjung dibuat takjub dengan beragam produk berkualitas yang ternyata lahir dari kreativitas lokal yang selama ini kerap dipandang sebelah mata.

Lomba-lomba tradisional yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat menambah semarak suasana festival. Tawa riang anak-anak, sorak sorai penonton, dan semangat kompetisi yang sehat menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat dan penuh kegembiraan sebuah pemandangan yang mempertegas bahwa budaya bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang kebahagiaan yang hidup di masa kini.

Di balik gemerlap festival, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan kepada generasi muda Kampar Kiri bahwa mereka adalah pewaris dari sebuah kekayaan yang tak ternilai. Budaya bukan beban yang harus dipikul dengan terpaksa, melainkan mahkota yang harus dikenakan dengan bangga. Di tangan merekalah nasib dari ribuan tahun tradisi, kearifan lokal, dan identitas Kampar akan ditentukan.

Festival Kreatif Lipat Kain adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan tempat di mana nilai-nilai budaya leluhur bertemu dengan semangat inovasi generasi baru. Di sinilah nenek moyang berbicara kepada cucu-cicitnya melalui bahasa tari, musik, dan seni yang melampaui batas waktu.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, semangat wakil rakyat seperti Eko Sutrisno yang terus mendorong dari depan, dan tekad masyarakat Lipat Kain yang tidak pernah padam, Festival Kreatif Lipat Kain diyakini akan terus tumbuh menjadi agenda tahunan yang semakin besar, semakin meriah, dan semakin berdampak bukan hanya untuk Kampar Kiri, tetapi untuk seluruh Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau.(adv)


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Daerah

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Diganti

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:07:40 WIB

PEKANBARU - Jabatan Kepala Bidang Humas Polda Riau resmi berganti setelah terbit Surat Telegram K.

Daerah

Diduga Minta Uang, Oknum Petugas KUA di Pekanbaru Dikeluhkan Warga Saat Urus Surat

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:23:06 WIB

Pekanbaru - Seorang warga mengeluhkan proses pengurusan administrasi pendukung untuk keperluan di.

Daerah

Pemko Pekanbaru Gratiskan Sekolah di 23 SMP Swasta dan 15 MTs Lewat Program Zero Putus Sekolah

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22:51 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program pendidikan gratis tidak hanya be.

Daerah

MBG Diperdebatkan: Pemprov Riau Sebut Retribusi Turun, Pemko Pekanbaru Klaim PAD Naik

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:45:52 WIB

PEKANBARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan perbedaan pandangan antara Plt Gubernu.

Daerah

Warung Sampah hingga 8 Armada: LPS Delima Asri Tumbuh Bersama Pendampingan DLHK

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:12:00 WIB

PEKANBARU - Inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus berkembang di Kota Pekanbaru. Le.

Daerah

Walikota Ajak Warga Bersama Bangun Pekanbaru, Tekankan Pelayanan dan Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:43:58 WIB

Pekanbaru - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendu.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

New Honda BeAT Tampil Lebih Segar, AHM Hadirkan Warna dan Striping Baru di Semua Varian
27 Juni 2026
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Diganti
26 Juni 2026
Diduga Minta Uang, Oknum Petugas KUA di Pekanbaru Dikeluhkan Warga Saat Urus Surat
26 Juni 2026
Kehadiran Pinjol di Kampus Islam Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Normalisasi Utang Mahasiswa
25 Juni 2026
Jaringan Aktivis Nusantara Desak Mendagri Nonaktifkan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto
25 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Gratiskan Sekolah di 23 SMP Swasta dan 15 MTs Lewat Program Zero Putus Sekolah
25 Juni 2026
New Honda Vario Evo 160 Hadir di Indonesia, Tampil Lebih Sporti dan Bertenaga
24 Juni 2026
Pupuk Indonesia Ekspor 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Posisi di Pasar Regional
24 Juni 2026
Honda Premium Matic Day di Mal SKA Diserbu Pengunjung
24 Juni 2026
MBG Diperdebatkan: Pemprov Riau Sebut Retribusi Turun, Pemko Pekanbaru Klaim PAD Naik
24 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Deretan Program dan Rekor MURI, Kado Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-242
  • 2 Walikota Agung Night Ride Bareng Yamaha Sambil Pantau Kondisi Kota
  • 3 BGN Temukan Kelebihan 6.877 Dapur MBG, Potensi Pemborosan Capai Rp43 Miliar per Hari
  • 4 Capella Honda Racing Team Dominasi AHDC Riau 2026, Abdul Malik Sapu Dua Kemenangan
  • 5 Night Ride HUT Pekanbaru ke-242 Berhadiah Yamaha Gear Ultima Hybrid, Pendaftaran Dibuka
  • 6 Zaky Juara Race 2 All Sonic AHDC Regional Riau 2026, Dominasi Rider Tuan Rumah
  • 7 182 Bikers Honda Pekanbaru Riding Bareng ke AHDC Regional Riau 2026 di Bangkinang

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved