Kanal

Tak Lagi Bergantung Kunci, Ini Cara Baru Jaga Rumah Tetap Aman di Era Smart Home

Jurnalpekan - Pulang ke rumah sambil membawa belanjaan, mencari kunci di dalam tas, atau panik karena lupa membawa kunci rumah mungkin masih menjadi pengalaman yang akrab bagi banyak orang. Namun, seiring berkembang tren smart home di Indonesia, cara masyarakat menjaga keamanan hunian mulai ikut berubah.

Kini, keamanan rumah bukan hanya soal pintu terkunci, tetapi juga bagaimana akses bisa dilakukan lebih praktis, cepat, dan tetap aman.

Kebutuhan tersebut mendorong hadir berbagai teknologi pendukung hunian cerdas, termasuk digital door lock yang mulai menjadi pilihan banyak keluarga modern.

Selain mengurangi ketergantungan pada kunci fisik, teknologi ini juga menawarkan pengalaman yang lebih nyaman dalam aktivitas sehari-hari. Melihat perubahan gaya hidup tersebut, Secure menghadirkan dua produk digital door lock terbaru, yaitu Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1.

Business Unit Director PT Datascrip Bobby Ivan mengatakan, bahwa kebutuhan masyarakat terhadap sistem keamanan rumah terus berkembang mengikuti mobilitas yang semakin tinggi. “Keamanan rumah kini tidak lagi hanya identik dengan kunci dan gembok, tetapi juga kemudahan akses dan kenyamanan yang terintegrasi dengan kehidupan masa kini,” ujarnya.

Untuk pengguna yang menginginkan solusi praktis untuk kebutuhan harian, Secure Eazy Lock E1 hadir dengan sistem akses yang dirancang sederhana namun tetap lengkap. Pengguna dapat membuka pintu menggunakan sidik jari, password, kartu akses, maupun kunci manual.

Sensor sidik jari yang digunakan diklaim mampu membuka pintu dalam waktu kurang dari setengah detik. Kapasitas penyimpanan juga cukup besar karena dapat menampung hingga 100 sidik jari, 100 kartu akses, dan 100 password. Keamanan tambahan juga disemat melalui alarm otomatis yang aktif setelah tiga kali percobaan akses yang gagal.

Dari sisi penggunaan sehari-hari, perangkat ini menggunakan baterai AA dengan daya tahan hingga sekitar satu tahun. Jika baterai habis, pengguna tetap bisa membuka pintu menggunakan bantuan power bank melalui fitur emergency power.

Sementara bagi pengguna yang menginginkan fitur lebih lengkap, Secure menghadirkan Premium Lock L1. Produk ini menawarkan lebih banyak pilihan akses mulai dari sidik jari, password, kartu akses, pengenalan wajah, hingga pengenalan telapak tangan. Menariknya, teknologi pengenalan wajah pada perangkat ini dirancang tetap dapat bekerja meski pengguna mengenakan aksesori seperti topi atau kacamata.

Premium Lock L1 juga dilengkapi fitur auto lock dan auto unlock sehingga pintu dapat kembali terkunci otomatis setelah digunakan. Untuk mendukung penggunaan jangka panjang, perangkat ini menggunakan baterai lithium berkapasitas 5.000 mAh dan tetap menyediakan akses darurat melalui koneksi Type-C saat daya habis.

Dari tampilan, kedua produk ini hadir dengan desain yang dibuat menyatu dengan berbagai konsep hunian. Eazy Lock E1 tampil minimalis untuk penggunaan sehari-hari, sementara Premium Lock L1 membawa sentuhan yang lebih modern melalui kombinasi panel tempered glass dan bingkai aluminium alloy.

Sebagai dukungan layanan purna jual, Secure memberikan garansi resmi selama tiga tahun yang mencakup perbaikan maupun penggantian unit sesuai ketentuan. Saat ini Secure Eazy Lock E1 dipasarkan dengan harga Rp1,5 juta dan Secure Premium Lock L1 seharga Rp5,5 juta termasuk pajak.

Dengan semakin berkembang konsep rumah pintar di Indonesia, kehadiran sistem keamanan digital seperti ini menjadi gambaran bagaimana teknologi mulai mengambil peran lebih besar bukan hanya menjaga rumah tetap aman, tetapi juga membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis.***

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER