Layanan Hemodialisis RSD Madani Didukung 6 Mesin dan Tenaga Bersertifikat
PEKANBARU - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang membutuhkan tindakan hemodialisis atau cuci darah.
Direktur RSD Madani Ir Adi Darma mengatakan, saat ini RSD Madani memiliki kapasitas enam mesin hemodialisis untuk melayani kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru dan sekitar.
Menurutnya, layanan hemodialisis di RSD Madani juga didukung berbagai fasilitas penunjang yang memadai. Diantaranya ruang Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD), ruang konsultasi dokter, ruang Reverse Osmosis (RO), ruang Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), hingga ruang perawatan pasien.
“Pelayanan hemodialisis di RSD Madani didukung tenaga medis yang sesuai kewenangan dan kompetensi dibidang dialisis,” kata Adi Darma, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan, RSD Madani memiliki dokter dengan kompetensi ginjal, hipertensi, dan dialisis dasar. Selain itu, dokter yang bertugas pada layanan hemodialisis juga telah memiliki sertifikat pelatihan dialisis serta pelatihan kegawatdaruratan.
Tidak hanya dokter, perawat hemodialisis di RSD Madani juga telah mengikuti pelatihan khusus dan mengantongi sertifikasi dialisis. Layanan tersebut turut didukung tenaga kesehatan lain seperti elektromedis, farmasi, gizi, dan operator RO.
Hemodialisis atau cuci darah sendiri merupakan prosedur medis untuk menyaring limbah, racun, dan kelebihan cairan dari darah menggunakan mesin khusus yang disebut dialiser, ketika ginjal tidak lagi berfungsi optimal.
Tindakan ini menjadi terapi penyelamat jiwa yang berfungsi menggantikan peran ginjal dalam menjaga keseimbangan zat kimia tubuh.
Ginjal memiliki fungsi penting untuk menyaring darah dari zat sisa metabolisme seperti urea, racun, dan kelebihan garam yang kemudian dikeluarkan melalui urine. Selain itu, ginjal juga berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, kadar asam-basa, mengatur tekanan darah, hingga memproduksi hormon pembentuk sel darah merah dan vitamin D.
Dengan dukungan fasilitas dan tenaga medis yang kompeten, RSD Madani diharapkan mampu memberikan pelayanan hemodialisis yang aman dan optimal bagi masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah secara rutin.
Berita Lainnya +INDEKS
25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet
PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.
L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains
PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.
Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah
Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .








