Pendapatan AI Cloud Tembus US$50 Juta, Indosat Prediksi Dua Kali Lipat Hingga Tutup Tahun
Pekanbaru - Bisnis kecerdasan buatan (AI) mulai menjadi sumber pendapatan baru bagi PT Indosat Tbk. Pendapatan Indosat AI Cloud mencapai US$50 juta pada Januari-September 2026, melampaui perolehan sepanjang 2025 yang sebesar US$28 juta.
Indosat memperkirakan pendapatan bisnis tersebut dapat mencapai US$100 juta hingga akhir 2026. Proyeksi itu mencerminkan upaya perusahaan mengubah investasi infrastruktur AI menjadi bisnis komersial di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi dan layanan cloud.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan, investasi AI perusahaan mulai memberikan kontribusi bisnis yang nyata. Pengembangan ini ditopang kekuatan bisnis inti telekomunikasi yang menghasilkan pendapatan dan arus pertumbuhan bagi perusahaan.
Indosat tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengembangkan ekosistem AI terintegrasi yang mencakup konektivitas, jaringan fiber, pusat data, kapasitas komputasi, model AI, hingga aplikasi untuk kebutuhan perusahaan.
Untuk memperkuat konektivitas, perusahaan mengandalkan jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer milik RAIA Grid. Sementara itu, Zankore by Indosat dikembangkan untuk membangun infrastruktur AI generasi berikutnya dengan ambisi jangka panjang mencapai kapasitas AI hingga 1 gigawatt.
Indosat juga memperluas layanan bagi pelanggan korporasi melalui Indosat Intelligence Suite, yang diluncurkan bersama perusahaan teknologi F5. Solusi ini menyediakan akses terkelola terhadap model dan infrastruktur AI melalui satu lapisan terintegrasi.
Layanan tersebut dirancang untuk membantu perusahaan mengelola penggunaan AI, mengendalikan biaya, dan memperluas penerapan teknologi secara terukur. Indosat menyatakan perusahaan teknologi global mulai menjadi pelanggan layanan AI yang dikembangkannya.
Pengembangan bisnis ini menjadi bagian dari transformasi Indosat menjadi perusahaan teknologi berbasis AI atau AI TechCo. Perusahaan berupaya memanfaatkan infrastruktur dan jaringan yang telah dimiliki untuk memperluas pasar, sekaligus menangkap peluang dari meningkatnya kebutuhan solusi AI di sektor usaha.
Vikram menegaskan, Indosat terus membangun kapabilitas untuk menjawab kebutuhan infrastruktur dan solusi AI di Indonesia maupun pasar global. Perusahaan menargetkan pengembangan tersebut dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan perekonomian.(rls)
Berita Lainnya +INDEKS
Indosat Raup Laba Rp4,9 Triliun, Pendapatan Tumbuh 11 Persen
PEKANBARU - PT Indosat Tbk membukukan laba bersih Rp4,9 triliun pada sembilan bulan pertama 2026,.
Konsumsi BBM Honda Genio Diklaim 59,1 Km per Liter, Ini Spesifikasinya
PEKANBARU - PT Astra Honda Motor (AHM) mempertahankan efisiensi bahan bakar sebagai salah satu ke.
Honda Genio Tampil dengan Warna Baru, Perkuat Gaya Retro Anak Muda
PEKANBARU - PT Astra Honda Motor (AHM) menyegarkan tampilan New Honda Genio melalui penambahan pi.
OJK Minta Industri Keuangan Perluas Edukasi, Masyarakat Jangan Sekadar Buka Rekening
PEKANBARU - Perluasan inklusi keuangan tidak cukup hanya dengan mendorong masyarakat membuka reke.
Jasa Raharja Perkuat Strategi Keuangan Hadapi Tantangan Bisnis 2027
PEKANBARU - PT Jasa Raharja memperkuat strategi keuangan dan keberlanjutan bisnis untuk menghadap.
AHM Perkuat Kompetensi Gen Z, 1.215 Pelajar Ikuti Kompetisi Inovasi Nasional
PEKANBARU - Sebanyak 1.215 pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia mengikuti Astra Honda Mot.








