Kanal

Jangan Euforia Nobar Piala Dunia 2026 Berujung Petaka, Capella Honda Ingatkan Cari Aman

PEKANBARU - Euforia Piala Dunia 2026 jangan sampai berujung petaka di jalan raya. Ditengah maraknya nonton bareng (nobar) hingga larut malam di kafe dan tempat nongkrong, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) mengingatkan pengendara di Riau untuk tetap mengedepankan keselamatan.

Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau itu menegaskan, kampanye keselamatan #Cari_Aman harus berlaku sejak berangkat nobar hingga kembali ke rumah.

Instruktur Safety Riding Capella Honda Arif Rahman Hakim mengatakan, keselamatan tidak boleh berhenti saat peluit pertandingan dibunyikan. Justru risiko tertinggi ada di perjalanan malam usai nobar.

"Keselamatan tidak berhenti saat pertandingan dimulai, tetapi dimulai sejak perjalanan menuju lokasi nobar hingga kembali ke rumah. Kemenangan sejati adalah ketika kita dapat menikmati serunya Piala Dunia bersama orang-orang terdekat dan kembali ke rumah dengan selamat," tegas Arif.

Capella Honda menyoroti sejumlah pelanggaran yang kerap terjadi saat momen nobar tidak pakai helm SNI, konvoi ugal-ugalan, ngebut karena euforia kemenangan, hingga main ponsel sambil berkendara.

Untuk itu, pengendara diminta wajib menggunakan helm SNI dengan benar, memakai jaket dan sepatu, memastikan motor dalam kondisi prima, patuh rambu dan batas kecepatan, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Poin krusial lain soal kelelahan. Capella Honda melarang keras memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk usai nobar hingga dini hari. Istirahat sejenak jauh lebih aman daripada memaksakan pulang.

"Semangat sportivitas di lapangan harus tercermin di jalan raya. Tertib, saling menghormati, dan utamakan keselamatan. Jangan ada konvoi yang membahayakan diri sendiri dan orang lain," tutupnya.

Melalui #Cari_Aman, Capella Honda berharap masyarakat Riau bisa menikmati seluruh rangkaian Piala Dunia 2026 dengan gembira, tanpa mengorbankan nyawa di jalan.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER