Raja Juli Akui Suhardiman Tinggalkan Amplop di Kantornya, Klaim Langsung Dikembalikan
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengakui Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby pernah meninggalkan sebuah amplop berwarna putih yang ditutup menggunakan map saat melakukan kunjungan resmi ke kantornya pada 2 Juni 2026.
Raja Juli mengaku baru mengetahui keberadaan amplop tersebut setelah Suhardiman meninggalkan ruangan. Ia menegaskan tidak pernah membuka amplop itu dan langsung memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan.
Menurut Raja Juli, ia kemudian menghubungi Kapolda Riau agar ajudannya difasilitasi bertemu Suhardiman di Polres Kuansing untuk mengembalikan amplop tersebut.
Raja Juli menegaskan dirinya tidak mengetahui isi amplop karena tidak pernah membukanya. Ia juga menyebut amplop tersebut telah dikembalikan sekitar 17 hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kemudian menjerat Suhardiman Amby.
Pengakuan Raja Juli menjadi sorotan publik di tengah penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret Suhardiman Amby. Pernyataan tersebut juga memunculkan perhatian terhadap kronologi pertemuan dan upaya pengembalian amplop yang dilakukan sebelum OTT KPK berlangsung.
Berita Lainnya +INDEKS
SBY Soroti Politik yang Kian Liar, Minta Prabowo Hidupkan Politik Berkeadaban
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti kondisi politik Indonesia yang dinilain.
Notifikasi Ancaman Serangan Udara Bikin Cemas, Penumpang SV816 Jeddah-Jakarta Akhirnya Tiba di Indonesia
Penumpang penerbangan SV816 rute Jeddah-Jakarta dibuat cemas setelah menerima notifikasi darurat .
Pelajar Aceh Raih Emas AHM Best Student 2026 Lewat Inovasi Deterjen Ramah Lingkungan
PEKANBARU - Inovasi deterjen berbahan alami mengantarkan Yazid Alfata, pelajar SMA Fatih Bilingua.
Pemerintah Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Fokus Beralih ke Ketahanan Keluarga
PEKANBARU - Pemerintah membentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) untuk memperkuat st.
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Solok, 32 Warga Mengungsi
Banjir bandang menerjang kawasan Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus dan Nagari .
Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
Rombongan masyarakat yang disebut bepergian bersama Tomi Gwijangge dilaporkan mengalami intimidas.








