Kanal

Pebalap Jatuh Beruntun di Kejuaraan Piala Walikota Pekanbaru

PEKANBARU - Insiden terjadi dalam Kejuaraan Balap Motor Piala Walikota Pekanbaru di sirkuit nonpermanen komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, beberapa pebalap terlihat terjatuh hingga berada di pinggir lintasan. Situasi sempat membuat penonton dan sejumlah orang di sekitar sirkuit berteriak meminta pebalap lain menghentikan laju kendaraannya agar insiden tidak berujung pada korban tambahan.

Penanganan insiden di lintasan kemudian menjadi sorotan warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan respon terhadap kecelakaan, khususnya terkait penggunaan bendera peringatan untuk menghentikan atau mengendalikan jalannya balapan.

Akun Instagram @ritongaargasandria menyoroti respons pebalap dan panitia setelah kecelakaan. Ia mempertanyakan mengapa balapan masih berlangsung ketika sejumlah pebalap telah terjatuh di lintasan.

Komentar serupa disampaikan akun @arlennn_nnn yang mempertanyakan penggunaan bendera merah (red flag) dalam situasi tersebut.

Sementara akun @riki_singlefighter menjelaskan bahwa pebalap umumnya tetap melanjutkan balapan selama belum ada instruksi resmi melalui bendera balap yang memerintahkan perlambatan atau penghentian.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti insiden maupun kondisi para pebalap yang terjatuh.

Insiden tersebut menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan dalam penyelenggaraan balap motor, terutama kesiapan marshal, sistem peringatan di lintasan, serta prosedur penghentian balapan ketika terjadi kecelakaan.

Kejuaraan Balap Motor Piala Walikota Pekanbaru berlangsung dua hari Sabtu dan Minggu (22-23/8/2026) di sirkuit nonpermanen komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER