Kualitas Udara Pekanbaru Kategori Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 182,3 Mikrogram per Meter Kubik
PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk pada Senin (24/8/2026). Pantauan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi polutan PM2.5 mencapai 182,3 mikrogram per meter kubik.
Angka tersebut menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori sangat tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan tingginya konsentrasi partikel halus di udara yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.
Kondisi serupa juga tercatat dalam pemantauan IQAir. Platform pemantauan kualitas udara tersebut mencatat konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru mencapai 126,4 mikrogram per meter kubik, dengan indeks kualitas udara (AQI?) yang menunjukkan kondisi udara tidak sehat.
Perbedaan angka antara BMKG dan IQAir dapat terjadi karena perbedaan lokasi, alat, maupun metode pengukuran. Namun, kedua pemantauan tersebut sama-sama menunjukkan satu kondisi, kualitas udara Pekanbaru sedang berada pada level yang mengkhawatirkan.
Memburuknya kualitas udara ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Riau. Asap dari kebakaran lahan berpotensi memperburuk konsentrasi partikulat di udara, terutama ketika kondisi atmosfer membuat polutan bertahan lebih lama di sekitar permukaan.
Situasi ini menjadi peringatan bagi masyarakat Pekanbaru untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan polusi.
Pemerintah dan instansi terkait juga dituntut memperkuat pemantauan kualitas udara dan penanganan sumber polusi, khususnya karhutla, agar kondisi tidak semakin memburuk.
Kualitas udara yang mencapai kategori sangat tidak sehat bukan lagi sekadar persoalan lingkungan, tetapi sudah menjadi persoalan keselamatan dan kesehatan publik.
Berita Lainnya +INDEKS
Peserta Didik Belajar dari Rumah, MBG Tetap Jalan Ditengah Kabut Asap Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belaj.
Pebalap Jatuh Beruntun di Kejuaraan Piala Walikota Pekanbaru
PEKANBARU - Insiden terjadi dalam Kejuaraan Balap Motor Piala Walikota Pekanbaru di sirkuit nonpe.
Kualitas Udara Pekanbaru Buruk, Disdik Terapkan Belajar Jarak Jauh
PEKANBARU - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memutuskan seluruh kegiatan pembelajaran PAUD/TK, SD,.
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp3,6 Miliar Atasi Genangan di Marpoyan Damai
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan anggaran Rp3,6 miliar untuk membenahi si.
Paskibraka Pekanbaru Diberangkatkan ke Jogja, Walikota Apresiasi Perjuangan dan Dedikasi
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan apresiasi khusus kepada anggota Paskibra.
Drainase Rusak 2,5 Tahun, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak memperbaiki drainase di kawasan Jalan Labe.








