Kanal

Kualitas Udara Pekanbaru Dilevel Bahaya, PM2.5 Tembus 289 Mikrogram Meter Kubik

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, pada Selasa (25/8/2026) berada pada level mengkhawatirkan. Data pemantauan menunjukkan konsentrasi partikel halus PM2.5 meningkat hingga masuk kategori berbahaya.

Data situs resmi BMKG pada pukul 09.00 WIB mencatat konsentrasi partikulat mencapai 150 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori tidak sehat.

Sementara itu, pemantauan IQAir pada pukul 07.00 WIB mencatat AQI+ US 427, dengan polutan utama PM2.5 mencapai 289 µg/m³. Level tersebut masuk kategori berbahaya.

Perbedaan angka antara kedua platform menunjukkan kondisi kualitas udara dapat berubah cepat dan bergantung pada waktu serta titik pemantauan. Namun, keduanya sama-sama menunjukkan satu persoalan udara Pekanbaru sedang dalam kondisi buruk dan berisiko bagi kesehatan.

Kondisi ini menjadi perhatian serius di tengah kabut asap yang kembali menyelimuti sejumlah wilayah Riau. Masyarakat, terutama kelompok rentan, perlu meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Pemerintah dan instansi terkait juga dituntut tidak sekadar memantau angka pencemaran. Sumber polusi harus segera ditangani, terutama jika memburuknya kualitas udara berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER