Kanal

346 Guru PJOK Lulus NPET 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Sekolah

Tantangan gaya hidup anak dan remaja Indonesia semakin kompleks. Pola makan yang belum seimbang, minim aktivitas fisik, tingginya penggunaan gawai, serta buruknya kualitas istirahat ikut memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang peserta didik.

Di tengah kondisi tersebut, sekolah dinilai menjadi ruang strategis untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pun didorong tidak sekadar mengajarkan olahraga, tetapi juga menjadi penggerak perubahan perilaku sehat di lingkungan sekolah.

Upaya itu salah satunya dilakukan melalui program Nutrifood Physical Education Teacher (NPET) 2026 yang digelar Nutrifood bersama Guru Belajar Foundation. Program ini menjadi wadah pengembangan kapasitas guru PJOK dari berbagai daerah di Indonesia selama sekitar lima bulan.

Para peserta menjalani pembelajaran mandiri, pelatihan bersama narasumber, pendampingan implementasi, hingga praktik langsung di sekolah masing-masing. Proses tersebut kemudian dituangkan dalam Cerita Perubahan yang menjadi dokumentasi praktik baik dan bahan refleksi untuk dibagikan kepada guru lainnya.

Hasilnya, sebanyak 346 guru PJOK dari berbagai jenjang pendidikan dinyatakan lulus NPET 2026. Mereka dinilai berhasil mengintegrasikan literasi fisik, literasi nutrisi, serta pentingnya istirahat berkualitas ke dalam pembelajaran PJOK.

Tak berhenti di kelas, para guru juga membangun kolaborasi dengan warga sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pola hidup sehat.

Puncak program ditandai dengan Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026 bertema “Merayakan Perubahan, Menginspirasi Hidup Sehat di Sekolah.”

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, tahun ini kegiatan digelar secara luring di 18 Nutrihub di berbagai daerah Indonesia. Satu sesi tambahan dilaksanakan secara daring pada 5 Agustus 2026 untuk menjangkau peserta dari wilayah yang belum memiliki akses ke titik perayaan luring.

Rangkaian kegiatan diisi dengan refleksi perjalanan belajar, berbagi praktik baik dan Cerita Perubahan oleh guru terpilih, prosesi kelulusan, hingga Commitment Wall. Dalam sesi tersebut, setiap peserta menuliskan aksi nyata yang akan mereka jalankan setelah program berakhir.

CEO Nutrifood Mardi Wu mengatakan persoalan kesehatan anak saat ini tidak semata-mata berkaitan dengan penyakit, tetapi juga perubahan gaya hidup yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup dan proses belajar.

“Guru PJOK tidak hanya mengajarkan olahraga, tetapi juga membangun kesadaran, kebiasaan, dan karakter hidup sehat. NPET adalah wujud komitmen Nutrifood untuk berinvestasi pada penguatan kapasitas guru sebagai pemimpin perubahan,” kata Mardi.

Menurut dia, Perayaan Belajar bukan akhir program, melainkan awal dari gerakan yang lebih luas untuk membangun kebiasaan sehat secara konsisten di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Head of Operation Guru Belajar Foundation Maman Basyaiban menegaskan perubahan pendidikan bermula dari guru yang mau terus belajar, berefleksi, dan mencoba pendekatan baru.

“Sebanyak 346 guru PJOK telah menunjukkan komitmennya menyelesaikan rangkaian pelatihan hingga implementasi pembelajaran. Ratusan cerita perubahan membuktikan bahwa langkah kecil guru PJOK dapat memberi dampak besar bagi murid, sekolah, dan komunitas,” ujar Maman.

Ia berharap jejaring para guru peserta NPET tidak berhenti setelah program berakhir. Komunitas tersebut diharapkan terus menjadi ruang berbagi dan memperluas praktik baik di sekolah masing-masing.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER