Kanal

Pemko Pekanbaru Digitalisasi Data Posyandu, Penanganan Stunting Ditarget Lebih Cepat

Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mulai memperkuat tata kelola data posyandu melalui sistem digital penginputan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan. Sistem ini ditujukan untuk membuat data layanan kesehatan dasar lebih cepat, akurat, dan dapat dipantau secara real-time.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, digitalisasi tersebut menjadi langkah penting dalam memodernisasi pengelolaan data di tingkat posyandu.

Menurutnya, sistem digital memungkinkan data kesehatan masyarakat mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lansia tercatat secara lebih terukur.

"Dengan adanya Sistem Penginputan Posyandu 6 SPM ini, kawan-kawan kader bisa lebih mudah mencatat dan memantau pemenuhan 6 SPM kesehatan," kata Agung.

Ia menegaskan, data yang cepat dan presisi akan menjadi salah satu dasar Pemko Pekanbaru dalam menentukan kebijakan kesehatan.

Terutama, kata dia, untuk mempercepat penanganan stunting serta mendorong pencegahan penyakit sejak dini.

"Data yang cepat dan presisi ini akan jadi pijakan utama Pemko Pekanbaru dalam mengambil kebijakan, termasuk mempercepat penanganan stunting dan pencegahan penyakit sejak dini," ujarnya.

Agung juga menyampaikan apresiasi kepada kader posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di lapangan.

Ia berharap pemanfaatan sistem digital tersebut tidak hanya memperbaiki pencatatan, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER