• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi Ongkos Angkut

Redaksi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:30:12 WIB
Cetak
Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi Ongkos Angkut
Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin saat meninjau ketersediaan pangan di Pasar Induk AKAP, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (5/10/2026) malam.

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan skema intervensi harga cabai dengan memangkas beban transportasi dari daerah penghasil. Langkah ini disiapkan setelah harga cabai di pasar mencapai sekitar Rp120.000 per kilogram.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan pemerintah telah membahas kebutuhan pasokan dan skema intervensi tersebut dalam rapat. Salah satu opsi yang disiapkan mengajukan subsidi biaya transportasi kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Harapannya nanti bisa dilakukan subsidi transportasi dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru,” kata Zulhelmi saat meninjau ketersediaan pangan di Pasar Induk AKAP, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (5/10/2026) malam.

Menurut dia, subsidi ongkos angkut dapat menekan biaya distribusi yang selama ini ikut membentuk harga jual di pasar.

Zulhelmi memberi gambaran, apabila cabai dapat dibeli dari daerah asal dengan harga Rp60.000 per kilogram, maka intervensi biaya transportasi diharapkan membuat harga komoditas tersebut tetap dapat ditekan ketika tiba di Pekanbaru.

“Intervensinya melalui seluruh pembiayaan transportasi ditanggung Bapanas,” ujarnya.

Pemko Pekanbaru terlebih dahulu akan memastikan kebutuhan cabai serta pasokan yang tersedia sebelum mengajukan skema tersebut.

Langkah ini dinilai penting karena kenaikan harga tidak hanya dipengaruhi pedagang, tetapi juga tingginya harga di daerah penghasil dan biaya distribusi menuju Pekanbaru.

Zulhelmi mengatakan pemerintah juga terus memantau harga komoditas pangan lain seperti sayur-mayur dan bawang. Untuk sementara, kondisi komoditas lainnya disebut masih terkendali.

Ia berharap intervensi distribusi dapat dilakukan sebelum kenaikan harga cabai semakin membebani masyarakat.


 Editor : Novri

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Daerah

Kabut Asap Makin Parah, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ Dua Hari Mulai Besok

Senin, 05 Oktober 2026 - 23:19:00 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) se.

Daerah

Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, PM2.5 Tembus 141

Senin, 05 Oktober 2026 - 19:25:15 WIB

PEKANBARU - Kabut asap di Kota Pekanbaru, Riau, kembali memburuk pada Senin (5/10/2026) sore. Asa.

Daerah

Pemko Pekanbaru Dorong Ketahanan Pangan, Petani dan KWT Dapat Bantuan Alsintan

Senin, 05 Oktober 2026 - 12:12:15 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pening.

Daerah

Walikota Pekanbaru Tekan Direksi BUMD: Jangan Sekadar Sehat, Harus Berdampak ke Warga

Senin, 05 Oktober 2026 - 11:51:50 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meminta seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tida.

Daerah

Pemko Pekanbaru Digitalisasi Data Posyandu, Penanganan Stunting Ditarget Lebih Cepat

Senin, 05 Oktober 2026 - 11:06:02 WIB

Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mulai memperkuat tata kelola data posyandu melalui.

Daerah

Kabut Asap Kembali Kepung Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 05 Oktober 2026 - 10:08:32 WIB

PEKANBARU - Kabut asap belum sepenuhnya pergi dari Kota Pekanbaru. Pada Senin (5/10/2026) pagi, k.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi Ongkos Angkut
06 Oktober 2026
Kabut Asap Makin Parah, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ Dua Hari Mulai Besok
05 Oktober 2026
Agung Nugroho Tekankan Jabatan ASN Harus Jadi Ladang Ibadah
05 Oktober 2026
Capella Honda Bakar Harga Motor Listrik, Cashback Tembus Rp23 Juta
05 Oktober 2026
Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, PM2.5 Tembus 141
05 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Dorong Ketahanan Pangan, Petani dan KWT Dapat Bantuan Alsintan
05 Oktober 2026
Walikota Pekanbaru Tekan Direksi BUMD: Jangan Sekadar Sehat, Harus Berdampak ke Warga
05 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Digitalisasi Data Posyandu, Penanganan Stunting Ditarget Lebih Cepat
05 Oktober 2026
Kabut Asap Kembali Kepung Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
05 Oktober 2026
Udara Tak Sehat, Besok Sekolah di Pekanbaru Tetap PTM
04 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 RSD Madani Tambah CT-Scan hingga Cathlab, Layanan KJSU Ditargetkan Beroperasi 2027
  • 2 Cuaca Membaik, Pemko Pekanbaru Belum Putuskan Sekolah Senin
  • 3 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 4 BATIQA Hotel Pekanbaru Tawarkan Paket Menginap Ditengah Kabut Asap
  • 5 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 6 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 7 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved