• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Kabut Asap Kembali Kepung Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Redaksi

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:08:32 WIB
Cetak
Kabut Asap Kembali Kepung Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

PEKANBARU - Kabut asap belum sepenuhnya pergi dari Kota Pekanbaru. Pada Senin (5/10/2026) pagi, kualitas udara kembali masuk kategori tidak sehat, menambah panjang persoalan polusi yang membayangi warga.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 08.00 WIB mencatat konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 mencapai 88,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kondisi serupa terpantau melalui IQAir. Pada pukul 09.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Pekanbaru berada di angka 152, yang masuk kategori tidak sehat. PM2.5 tercatat sebagai polutan utama dengan konsentrasi 56,5 µg/m³.

Angka tersebut menunjukkan persoalan kualitas udara di Pekanbaru belum benar-benar mereda. Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah membuat warga kembali dihadapkan pada risiko paparan polutan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan menjadi pihak yang paling perlu mendapat perhatian ketika kualitas udara memburuk.

Kondisi ini juga menjadi persoalan serius bagi aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar di sekolah. Ketika udara kembali berada pada kategori tidak sehat, ruang publik dan aktivitas luar ruangan kembali berada dalam tekanan.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Buruknya kualitas udara pada Senin pagi menjadi pengingat bahwa persoalan kabut asap di Pekanbaru belum selesai. Angka PM2.5 kembali naik ke level yang tidak sehat, sementara warga masih harus menghirup udara yang kualitasnya jauh dari kondisi ideal.(novi)


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Daerah

Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi Ongkos Angkut

Selasa, 06 Oktober 2026 - 00:30:12 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan skema intervensi harga cabai dengan mema.

Daerah

Kabut Asap Makin Parah, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ Dua Hari Mulai Besok

Senin, 05 Oktober 2026 - 23:19:00 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) se.

Daerah

Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, PM2.5 Tembus 141

Senin, 05 Oktober 2026 - 19:25:15 WIB

PEKANBARU - Kabut asap di Kota Pekanbaru, Riau, kembali memburuk pada Senin (5/10/2026) sore. Asa.

Daerah

Pemko Pekanbaru Dorong Ketahanan Pangan, Petani dan KWT Dapat Bantuan Alsintan

Senin, 05 Oktober 2026 - 12:12:15 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pening.

Daerah

Walikota Pekanbaru Tekan Direksi BUMD: Jangan Sekadar Sehat, Harus Berdampak ke Warga

Senin, 05 Oktober 2026 - 11:51:50 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meminta seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tida.

Daerah

Pemko Pekanbaru Digitalisasi Data Posyandu, Penanganan Stunting Ditarget Lebih Cepat

Senin, 05 Oktober 2026 - 11:06:02 WIB

Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mulai memperkuat tata kelola data posyandu melalui.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi Ongkos Angkut
06 Oktober 2026
Kabut Asap Makin Parah, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ Dua Hari Mulai Besok
05 Oktober 2026
Agung Nugroho Tekankan Jabatan ASN Harus Jadi Ladang Ibadah
05 Oktober 2026
Capella Honda Bakar Harga Motor Listrik, Cashback Tembus Rp23 Juta
05 Oktober 2026
Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, PM2.5 Tembus 141
05 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Dorong Ketahanan Pangan, Petani dan KWT Dapat Bantuan Alsintan
05 Oktober 2026
Walikota Pekanbaru Tekan Direksi BUMD: Jangan Sekadar Sehat, Harus Berdampak ke Warga
05 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Digitalisasi Data Posyandu, Penanganan Stunting Ditarget Lebih Cepat
05 Oktober 2026
Kabut Asap Kembali Kepung Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
05 Oktober 2026
Udara Tak Sehat, Besok Sekolah di Pekanbaru Tetap PTM
04 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 RSD Madani Tambah CT-Scan hingga Cathlab, Layanan KJSU Ditargetkan Beroperasi 2027
  • 2 Cuaca Membaik, Pemko Pekanbaru Belum Putuskan Sekolah Senin
  • 3 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 4 BATIQA Hotel Pekanbaru Tawarkan Paket Menginap Ditengah Kabut Asap
  • 5 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 6 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 7 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved