Kanal

Cegah Alih Fungsi Lahan, Siak Tanam Pohon di Bekas Karhutla 4,5 Hektare

SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak menanami lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 4,5 hektare di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton. Penghijauan ini dilakukan untuk memulihkan lahan sekaligus mencegah kawasan bekas terbakar beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Bupati Siak Afni Z bersama Wakil Bupati Syamsurizal dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memimpin penanaman pohon yang melibatkan TNI, Polri, organisasi masyarakat, Pramuka, dan sejumlah instansi terkait, Jumat (9/10/2026).

Afni mengatakan, lahan bekas karhutla kerap dimanfaatkan untuk perkebunan sawit setelah terbakar. Karena lokasi tersebut berada di kawasan badan usaha milik daerah (BUMD), pemerintah daerah langsung melakukan penghijauan.

“Biasanya setelah karhutla, lahan yang sudah terbakar berubah menjadi kebun sawit. Jadi, karena ini kawasan BUMD, kami langsung melakukan penanaman bersama,” kata Afni.

Sejumlah jenis pohon ditanam di lokasi tersebut, di antaranya pulai dan petai. Afni menegaskan, penanaman tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Pohon yang ditanam harus dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

Salah satu pohon yang ditanam Afni diberi nama Pohon Jenderal Herry, sebagai penghormatan kepada Komjen Pol Herry Heryawan, mantan Kapolda Riau yang kini menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Afni mengatakan, pemberian nama itu merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian Herry selama bertugas di Riau, termasuk dukungannya dalam penanganan karhutla di Siak serta perhatiannya terhadap pelestarian lingkungan dan konservasi gajah.

“Saya ingin pohon ini betul-betul dijaga dengan baik, bukan hanya asal tanam, tetapi betul-betul tumbuh. Akarnya kelak menjaga bumi Siak dan daunnya dapat jadi peneduh,” ujarnya.

Menurut Afni, semangat pelestarian lingkungan yang dibawa Herry melalui konsep Green Policing diharapkan terus berkembang di Siak. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi.

Penghijauan akan dilanjutkan di sejumlah titik bekas karhutla lainnya. Pada Sabtu (10/10/2026), penanaman pohon dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Dayun dengan melibatkan lebih dari 1.000 peserta.

Kegiatan yang diinisiasi Herry Heryawan itu direncanakan dihadiri Pangdam, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, serta unsur Forkopimda Provinsi Riau.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER