Dekranasda Siak Pindah ke Kawasan Istana, Bidik Pasar Wisatawan
SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak memindahkan Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) ke Gedung Cagar Budaya Kutab, dekat Istana Siak. Langkah ini ditujukan untuk memperluas pemasaran produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan perajin lokal melalui pasar wisatawan.
Bupati Siak Afni meresmikan gerai tersebut pada Selasa (13/10/2026). Lokasi baru dipilih karena dinilai lebih strategis, mudah dijangkau masyarakat dan wisatawan, serta memiliki fasilitas yang lebih representatif.
Afni mengatakan, keberadaan gerai di kawasan wisata sejarah harus mampu menghubungkan kunjungan wisatawan dengan penjualan produk lokal. Dengan demikian, manfaat pariwisata tidak hanya dirasakan sektor wisata, tetapi juga pelaku usaha kerajinan dan kuliner daerah.
“Wisatawan yang datang ke Siak tidak hanya menikmati wisata sejarah, tetapi juga mengenal dan membawa pulang produk unggulan daerah kita,” kata Afni.
Menurut dia, pemindahan gerai bukan sekadar pergantian lokasi, melainkan upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi perajin. Karena itu, keberadaan gerai diharapkan berdampak langsung terhadap pemasaran dan nilai ekonomi produk lokal.
Pemkab Siak sebelumnya mempertimbangkan sejumlah lokasi alternatif, termasuk Pasar Seni dan gedung di belakang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak, sebelum menetapkan Gedung Kutab sebagai lokasi baru.
Ketua Dekranasda Siak, Erdawati, mengatakan gerai tersebut memasarkan beragam produk unggulan, mulai dari kain khas daerah, kerajinan tangan hingga kuliner lokal.
Persiapan pemindahan dilakukan secara intensif hingga gerai siap beroperasi di lokasi baru dalam waktu kurang dari 48 jam, menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27.
Penempatan gerai di dekat Istana Siak diharapkan memudahkan wisatawan mengakses produk khas daerah sekaligus mengenal identitas budaya masyarakat setempat.
Namun, efektivitas gerai ini pada akhirnya akan ditentukan oleh kemampuannya meningkatkan penjualan dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi perajin, bukan semata-mata oleh strategisnya lokasi.
Berita Lainnya +INDEKS
Afni Tegaskan 2.994 PPPK Paruh Waktu Siak Tak Dirumahkan, Kinerja Jadi Taruhan
SIAK - Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan 2.994 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPP.
HUT ke-27 Siak, Afni Ingatkan Marwah Melayu dan Pekerjaan Rumah Pembangunan
SIAK - Bupati Siak Afni Zulkifli mengingatkan masyarakat agar menjaga marwah Melayu dan memperkua.
Cegah Alih Fungsi Lahan, Siak Tanam Pohon di Bekas Karhutla 4,5 Hektare
SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak menanami lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas.
79 KDKMP di Siak Dibangun, Baru 51 Lolos Verifikasi
SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak menerima alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Riau untuk me.
PM2.5 Pekanbaru Tembus 254,4, Udara Malam Ini Berbahaya
PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5.
Polusi Udara Pekanbaru Memburuk, PM2.5 Tembus 187,6
PEKANBARU - Kualitas udara di Pekanbaru kembali memburuk pada Sabtu (17/10/2026) pagi. Konsentras.








