Kanal

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tercemar, PM2.5 Tembus 67,2

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih menjadi perhatian. Konsentrasi partikel halus PM2.5 pada Sabtu (24/10/2026) pagi tercatat 55 mikrogram per meter kubik (µg/m³) berdasarkan pemantauan BMKG. Angka tersebut masuk kategori sedang, tetapi indikator kualitas udara lain menunjukkan kondisi lebih buruk.

Data IQAir pada pukul 09.00 WIB mencatat indeks kualitas udara Pekanbaru mencapai 159 AQI US atau kategori tidak sehat. Konsentrasi polutan utama PM2.5 juga mencapai 67,2 µg/m³.

Perbedaan angka tersebut menunjukkan hasil pemantauan yang tidak sama, sehingga masyarakat perlu memperhatikan sumber data dan waktu pengukurannya. Meski BMKG mengategorikan kualitas udara sedang, data IQAir mengindikasikan risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil dan dapat masuk jauh ke saluran pernapasan. Paparan polutan ini berisiko memicu gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan.

Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan kualitas udara sebelum beraktivitas di luar ruangan. Warga yang sensitif terhadap polusi sebaiknya membatasi aktivitas berat di luar rumah ketika kondisi udara memburuk.

Pemantauan kualitas udara secara berkala diperlukan untuk menentukan langkah perlindungan yang sesuai, terutama bagi kelompok rentan di tengah kondisi udara Pekanbaru yang belum sepenuhnya bersih.(nov)

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER