Pemko Pekanbaru Libatkan Sekolah Tekan Penularan HIV/AIDS
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat upaya pencegahan penularan HIV/AIDS dengan melibatkan lingkungan sekolah. Kepala sekolah dan guru bimbingan konseling (BK) didorong mengambil peran dalam edukasi, pendekatan kepada siswa, hingga skrining untuk mendeteksi risiko sejak dini.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, pencegahan HIV/AIDS membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), dan satuan pendidikan. Sekolah dinilai menjadi salah satu lingkungan strategis untuk memperkuat upaya pencegahan melalui pendekatan yang tepat kepada siswa.
“Alhamdulillah, kita di Kota Pekanbaru terus menggalakkan gerakan untuk menekan penularan HIV/AIDS,” kata Markarius.
Menurut dia, koordinasi dengan pihak sekolah dan guru BK menjadi bagian dari langkah memperkuat pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Pertemuan tersebut digelar bersama Dinas Kesehatan dan KPA untuk menyamakan langkah dalam membangun upaya pencegahan di lingkungan pendidikan.
Markarius menegaskan, keterlibatan sekolah tidak cukup sebatas penyampaian informasi. Kepala sekolah dan guru BK diharapkan mampu melakukan pendekatan kepada siswa sesuai kebutuhan, sekaligus mendukung upaya deteksi dini melalui mekanisme yang tepat.
“Ini perlu kolaborasi kita bersama dalam mencegah penularan, mulai dari sekolah masing-masing, untuk melakukan pendekatan ataupun skrining kepada siswa-siswa kita,” ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat membantu mengidentifikasi potensi risiko lebih awal sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin. Deteksi dini menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat penanggulangan HIV/AIDS, disertai edukasi yang tepat dan pendampingan sesuai kebutuhan.
Pelibatan guru BK juga menjadi perhatian karena mereka berinteraksi langsung dengan siswa dalam lingkungan sekolah. Pendekatan yang terarah diharapkan dapat membuka ruang edukasi dan pendampingan tanpa menimbulkan stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV.
Melalui koordinasi antara Pemko Pekanbaru, Dinas Kesehatan, KPA, dan sekolah, upaya pencegahan HIV/AIDS diharapkan berjalan lebih terstruktur. Pemko menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak agar edukasi, pendekatan, dan deteksi dini dapat mendukung penekanan penularan HIV/AIDS di Pekanbaru.(nov)
Berita Lainnya +INDEKS
Markarius Apresiasi Aksi KAMMI Tanam Pohon di Melebung
PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, mengapresiasi gerakan mahasiswa Kesatuan Ak.
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tercemar, PM2.5 Tembus 67,2
PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih menjadi perhatian. Konsentrasi partikel halus .
Prabowo Targetkan Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Markarius Berharap Pekanbaru Kebagian
PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, berharap target penyaluran kredit hingga Rp.
6.225 Meter Kabel Jaringan Internet Dibongkar, Pemko Pekanbaru Bidik Jalan Paus
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membongkar 6.225 meter kabel fiber optik (FO) atau .
Pemko Pekanbaru Tertibkan Kabel Semrawut, Tujuh Provider Turunkan Jaringan
PEKANBARU - Tujuh perusahaan penyedia layanan internet dilibatkan dalam penertiban kabel fiber op.
Markarius Anwar: Santri Harus Berilmu, Berakhlak dan Berkontribusi bagi Bangsa
PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menegaskan peran santri tidak hanya.








