PEKANBARU - Kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru yang mulai membaik membuka jalan bagi anak-anak usia dini kembali mengikuti pembelajaran tatap muka. Setelah siswa SD dan SMP lebih dahulu kembali ke sekolah, kini peserta didik PAUD dan TK juga dapat belajar langsung di kelas.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan rasa syukur atas membaiknya kondisi udara yang sebelumnya memburuk akibat kabut asap.
“Alhamdulillah, kondisi udara sudah makin baik. Anak-anak kita PAUD dan TK sudah bisa belajar tatap muka lagi, mengikuti SD dan SMP yang minggu lalu sudah belajar di sekolah,” ujarnya.
Kembalinya aktivitas belajar di sekolah menjadi perkembangan positif setelah kabut asap sempat mengganggu kegiatan pendidikan di Pekanbaru. Pembelajaran tatap muka sebelumnya dibatasi sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan peserta didik.
Bagi anak-anak usia dini, kembalinya kegiatan di sekolah juga berarti mereka dapat kembali mengikuti proses belajar dan berinteraksi langsung dengan guru serta teman sebaya.
Meski demikian, membaiknya kualitas udara belum serta-merta menandakan persoalan kabut asap telah sepenuhnya berakhir. Kondisi udara tetap perlu dipantau agar aktivitas masyarakat, terutama anak-anak, tidak kembali terpapar polusi pada tingkat berbahaya.
Pemerintah diharapkan terus memperhatikan perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan peserta didik seiring dimulainya kembali pembelajaran tatap muka.
Markarius berharap kondisi tersebut terus membaik sehingga kegiatan pendidikan dapat berlangsung normal tanpa terganggu kabut asap.
“Semoga musibah kabut asap segera selesai. Amin,” katanya.(nov)