PEKANBARU - Sebanyak 288 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan dan pengabdian aparatur negara dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Penganugerahan tersebut berlangsung pada Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, penghargaan itu bukan sekadar pengakuan atas lamanya masa kerja, tetapi juga pengingat bagi setiap aparatur untuk menjaga integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah.
Menurut Agung, pengabdian seorang PNS harus tercermin dari kualitas kerja dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, penghargaan yang diterima hendaknya menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, bukan sekadar seremoni.
Ia menegaskan, aparatur pemerintah memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan publik. Sikap disiplin, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas sehari-hari.
Satyalancana Karya Satya diberikan kepada PNS yang memenuhi ketentuan masa pengabdian dan persyaratan lainnya. Tanda kehormatan tersebut terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan masa kerja, yakni 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.
Sebagian penerima dalam penganugerahan kali ini memperoleh Satyalancana Karya Satya X, yang diperuntukkan bagi PNS dengan masa pengabdian 10 tahun. Penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan atas perjalanan pengabdian mereka sebagai aparatur negara.
Momentum Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan tanggung jawab terhadap bangsa perlu diwujudkan melalui kerja nyata. Bagi aparatur pemerintah, semangat tersebut antara lain tercermin dalam komitmen memberikan pelayanan yang adil dan berkualitas.
Agung berharap, penghargaan yang diterima 288 PNS tersebut sejalan dengan peningkatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemko Pekanbaru. Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat harus dijawab melalui pelayanan yang semakin baik dan berorientasi pada kepentingan publik.(nov)