Harga Kopra Turun dan Tepung Sagu Naik
PEKANBARU - Sejumlah komoditas perkebunan di Provinsi Riau, pada pekan ini mengalami penurunan harga. Penurunan harga komoditi perkebunan di Riau ini disebabkan oleh beberapa faktor.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zul Fadli mengatakan, harga untuk produk komoditi perkebunan lainnya di Riau, seperti kelapa butiran di Kabupaten Kuansing, Kampar dan Kepulauan Meranti untuk periode minggu ini sebesar Rp3.733/kg tidak mengalami penurunan dan kenaikan harga dari minggu lalu atau harga tetap.
Sedangkan harga kopra mutu kering (100%) di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar Rp6.550/mengalami penurunan harga dari harga minggu lalu sebesar Rp50/kg.
Sementara itu untuk harga sagu basah sebesar Rp3.100/kg di Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak mengalami penurunan dan kenaikan harga dari minggu lalu.
“atau harga minggu ini masih sama dengan harga minggu lalu,” kata Zul Fadli dilansir dari mediacenter.riau.go.id, Rabu (22/9).
Sedangkan untuk harga pinang kering (100%) di Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti? sebesar Rp17.560/kg mengalami kenaikan harga dari minggu lalu sebesar Rp1.020/kg.
Berita Lainnya +INDEKS
BATIQA Hotel Pekanbaru Tawarkan Paket Menginap Ditengah Kabut Asap
PEKANBARU - Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan mendorong BATIQA Hotel Pekanbaru .
Lima Hari di Mal SKA, Honda AT Family Day Banjir Peminat
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) menggelar Honda AT Family Day di Mal SKA.
Promo September Honda, Cicilan Vario Dipangkas Rp100 Ribu
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) wilayah Riau menawarkan program promo pembelian se.
Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
PEKANBARU - Telkomsel menyatakan telah menerapkan sejumlah mekanisme untuk menjaga keamanan dan k.
Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Riau memperkuat kedekatan dengan konsume.
IFRA 2026 Dibuka, Potensi Waralaba Lokal Makin Besar
Pertumbuhan konsumsi domestik dan perdagangan mendorong peluang ekspansi sektor waralaba dan kemi.








