• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Pendidikan

EF Education First Luncurkan English Proficiency Index Report 2021, Indonesia Tempati Urutan 80 dari 112 Negara di Dunia

Redaksi

Senin, 29 November 2021 20:25:26 WIB
Cetak
EF Education First Luncurkan English Proficiency Index Report 2021, Indonesia Tempati Urutan 80 dari 112 Negara di Dunia

Jurnalpekan - Pada situasi dunia yang semakin mengglobal, penguasaan terhadap sebuah bahasa yang umum digunakan dalam pergaulan internasional menjadi semakin tidak terelakkan. Bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa penghubung internasional dan sudah digunakan oleh lebih dari 2,5 miliar penutur diyakini mampu membuka koneksi, mempercepat inovasi, memfasilitasi timbulnya pemahaman, dan interaksi masyarakat dunia.

Terkait dengan kecakapan Bahasa Inggris, EF Education First selaku perusahaan penyedia layanan pengajaran bahasa secara global kembali meluncurkan Laporan Indeks Kecakapan Bahasa Inggris atau EPI (English Proficiency Index) 2021. Laporan ini memaparkan tentang bagaimana dan di mana saja perkembangan kecakapan Bahasa Inggris terjadi di dunia. “EF EPI 2021 ini akan memberikan masukan yang berguna bagi para pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan kecakapan berbahasa Inggris di negara masing-masing. Laporan ini bahkan memberikan gambaran adanya peningkatan kecakapan berbahasa Inggris pada hampir semua kalangan usia dewasa produktif di dunia,” jelas Prof. Dr. McCormick, Wakil Presiden Bidang Akademik EF Education First.

Baca Juga :
  • Lewat Webiner, CDN Riau Edukasi Keselamatan Berkendara Bagi Pelajar
  • Tim Pengabdi Faperika UNRI Rawat Kolam Pokdakan Rumbai Bukit
  • Tim Pengabdi Perikanan UNRI Ukur Kualitas Air Pokdakan Rumbai Bukit

Disusun dengan berbekal data kemampuan Bahasa Inggris dari 2 juta individu yang telah mengikuti EF Standard English Test (EF SET) atau model tes pengukuran kemampuan Bahasa Inggris lainnya yang disediakan oleh EF sepanjang tahun 2020, EF EPI adalah sebuah laporan terstandar dan objektif yang mengelompokkan kemampuan Bahasa Inggris dari negara-negara yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa ibu mereka (non-native English speaking countries).

Dalam laporan ini, selain memaparkan pentingnya Bahasa Inggris dalam membantu meningkatkan taraf hidup individu dunia, secara luas Bahasa Inggris juga memungkinkan adanya peningkatan daya saing ekonomi. “Sejak dulu EF Education First percaya bahwa Bahasa Inggris memungkinkan adanya pertukaran informasi agar tercipta kolaborasi internasional dengan relasi kerja dan organisasi dari seluruh dunia. Oleh karena itu, penguasaan Bahasa Inggris yang baik akan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi terlebih pada negara-negara dengan bonus demografi seperti Indonesia,” tutur Johan Wilhelmsson selaku EF Adults Indonesia Country Manager saat membuka agenda Peluncuran Laporan Indeks Kecakapan Bahasa Inggris Tahun 2021 secara virtual (29/11).

Tahun ini, capaian EPI Indonesia berada di peringkat 80 dari 112 negara atau turun enam peringkat dibandingkan dengan posisinya di tahun lalu. Dari segi skor EPI, Indonesia memperoleh 466 poin, sedikit meningkat dari skor tahun lalu yang ada di angka 453. Meskipun terjadi peningkatan skor, tahun ini Indonesia masih tetap berada pada kategori “rendah”  untuk kecakapan Bahasa Inggris. Secara global, capaian skor EPI Indonesia bahkan masih berada di bawah rerata skor EPI global yang berada pada angka 503.

Dibandingkan dengan sejumlah negara tetangga, capaian EPI Indonesia pada tahun ini berada jauh di bawah Singapura, Filipina, dan Malaysia yang berhasil menempati posisi tiga besar EPI di kawasan Asia. Singapura sebagai negara dengan capaian EPI tertinggi di Asia berhasil menempati peringkat empat EPI secara global dan masuk dalam kategori “kecakapan sangat tinggi”. Adapun, Filipina dan Malaysia secara berturut berada pada peringkat 18 dan 28 secara global dan dikategorikan sebagai negara dengan “kecakapan tinggi” dari segi kemampuan Bahasa Inggrisnya.

Masih di kawasan Asia Tenggara, Vietnam juga berada pada peringkat yang lebih unggul dibandingkan dengan Indonesia, yakni berada pada peringkat 66 secara global dengan selisih skor EPI sebesar 20 poin dibandingkan Indonesia. Pada akhirnya, Indonesia masih harus puas tertinggal pada peringkat 5 dari 8 negara di Asia Tenggara dan peringkat 14 dari 24 negara di kawasan Asia yang dihitung EPI-nya tahun ini.

Manajer Bidang Akademik EF Adults Indonesia, Yunita Yanti menyebut bahwa lebih dari sekedar memperlihatkan data, EF EPI juga memberikan sejumlah rekomendasi aksi bagi beragam aktor, mulai dari pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, dan tentunya individu dalam upaya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris. “Salah satu rekomendasi kami adalah pentingnya sebuah negara untuk memprioritaskan penggunaan Bahasa Inggris seperti yang telah dilakukan oleh banyak negara pada kategori kecakapan Bahasa Inggris yang “Tinggi” dan “Sangat Tinggi” pada hasil laporan ini,” terang Yunita.

Bagi orang dewasa, keterampilan bahasa Inggris dapat menjadi pendorong keikutsertaan, memungkinkan partisipasi dalam pengembangan profesional, dan menyamakan kedudukan bagi mereka yang datang dari keadaan dan latar belakang yang berbeda. Hal ini sejalan dengan hasil laporan bahwa tempat-tempat dengan kecakapan Bahasa Inggris lebih tinggi biasanya lebih adil dan terbuka. “Untuk itu, EF melalui brand EF for Adults berusaha menghadirkan pengalaman belajar Bahasa Inggris yang sesuai, efektif, inklusif, dan mengedepankan student experience bagi kalangan dewasa yang mau membuka peluang pengembangan diri dan karir yang lebih besar melalui penguasaan Bahasa Inggris,” jelas Yunita.

Turut hadir dalam agenda hari ini, dokter sekaligus lulusan magister Harvard T.H. Chan School of Public Health, Nadhira Afifa. Pada kesempatan tersebut, ia membagikan pandangannya terkait pentingnya penguasaan Bahasa Inggris bagi kalangan dewasa dan usia produktif dalam pengembangan pendidikan dan karir. Selain itu, ia juga turut membagikan kiat-kiat belajar Bahasa Inggris dari pengalaman pribadinya. Dokumentasi lengkap Peluncuran Laporan Indeks Kecakapan Bahasa Inggris kali ini dapat ditonton melalui saluran YouTube EF Adults.

EF English First adalah bagian dari EF Education First, sebuah perusahaan pendidikan internasional yang berfokus pada pengajaran bahasa, perjalanan pendidikan, program bergelar akademik, dan pertukaran budaya. Sejak berdiri di Indonesia pada 1986, EF telah memberikan pengajaran bahasa bagi berbagai kalangan, mulai dari profesional, perusahaan, anak-anak, dan remaja.


Sumber : rls /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Pendidikan

Capella Honda Edukasi dan Layani Servis di 26 SMK se-Riau

Rabu, 09 September 2026 - 14:33:51 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Riau memperkuat sinergi dengan dunia pen.

Pendidikan

Zahra Nur Habibni Juara AHM Best Student, Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:38:48 WIB

PEKANBARU - Zahra Nur Habibni dari SMKN 3 Mandau keluar sebagai juara pertama Astra Honda Motor B.

Pendidikan

Mahasiswa FISIP Unri Olah Sampah Plastik Jadi Tong Sampah Ecobrick

Ahad, 16 Agustus 2026 - 11:53:36 WIB

PEKANBARU - Kepedulian terhadap persoalan sampah mendorong mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilm.

Pendidikan

Capella Honda Perkuat Link and Match Pendidikan Vokasi di Riau

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:43:27 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau, memp.

Pendidikan

Capella Honda Buka Pendaftaran AHMBS 2026, Pelajar Riau Diajak Ciptakan Inovasi Berdampak

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00:59 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wi.

Pendidikan

Korlantas Polri Apresiasi Pembinaan Polisi Cilik di Riau

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:30:09 WIB

PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) Ti.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
26 September 2026
Tunggakan Hambat Pindah Sekolah, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
26 September 2026
Museum BI, Jejak Panjang Sejarah Perdagangan dan Perbankan di Batavia
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
25 September 2026
Gestur Julur Lidah Terekam saat Massa Hari Tani Sampaikan Aspirasi di Bengkulu
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Dorong Akses Kesehatan Naik Kelas
25 September 2026
Dari Hadiah hingga Akun Diblokir, Begini Cara Penipu Jebak Korban
25 September 2026
Capella Honda Beberkan Tips Aman Lawan Kantuk, Cegah Microsleep di Jalan
25 September 2026
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
25 September 2026
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
25 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 2 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 3 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 4 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 5 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 6 32 Wartawan Adu Biliar di Pekanbaru, Rebut Total Hadiah Rp20 Juta
  • 7 Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 93,7 Mikrogram Permeter Kubik

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved