Bupati Bengkalis Buka Pelatihan Advokasi
BENGKALIS - Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politk Toharuddin membuka acara Pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Peningkatan Partisipasi Perempuan dan Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi.
Kegiatan yang ditaja Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis ini sejalan dengan salah satu misi Bupati dan Wakil Bupati 2021-2026 dengan sasaran terwujudnya peningkatan peran perempuan dalam pembangunan melalui agenda perempuan berdaya keluarga sejahtera di Ballrom Marina Hotel Bengkalis, baru-baru ini.
Pada pelatihan tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mendatangkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dermawan dan Lembaga Motivator Pekanbaru Rizaldi Putra.
Bupati diwakili Toharuddin mengatakan, dalam konteks Indonesia, persoalan mengenai keterwakilan perempuan di parlemen masih menghadapi sejumlah tantangan, baik internal maupun eksternal.
“Sebagai warga negara seluruh hak kaum perempuan dijamin konstitusi termasuk hak untuk berpartisipasi di bidang politik, bahkan jaminan terhadap hak politik kaum perempuan tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat global seperti konvensi hak-hak politik wanita dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Convention Off All Discrimination Against Form Women,” kata Toha.
Dalam perjalanan politik bagi kaum perempuan terdapat kendala-kendala internal masih lemahnya kualitas sumber daya manusia sebagian besar kaum perempuan, terbatasnya jumlah kaum perempuan yang memiliki kualitas dan kualifikasi yang mumpuni di bidang politik dan rasa kurang percaya diri untuk bersaing dengan laki-laki, ujar Toha.
Selain itu sambung Toha, terdapat juga kenala eksternal antara lain adalah culture masyarakat Indonesia yang cenderung patiarkhi, ketiadaan kemauan politik elite-elite partai untuk membuka ruang luas bagi keterlibatan dan sikap sebagian kaum laki-laki yang meremehkan kemampuan kaum perempuan di bidang politik.
“Keterlibatan dan keterwakilan perempuan dalam dunia politik merupakan suatu keharusan, sebab akses, kontrol dan partisipasi politik perempuan merupakan hak asasi manusia realita menunjukkan bahwa jumlah penduduk perempuan seimbang dengan jumlah penduduk laki-laki, namun keterwakilan perempuan di bidang legislatif, eksekutif dan yudikatif masih rendah di bandingkan dengan laki-laki,” pungkasnya.
Sebagai warga Indonesia yang mempunyai hak dan kedudukan yang sama dengan kaum laki-laki, khususnya perempuan di kota atau di desa perlu di dorong untuk membangkitkan kesadaran politik perempuan, ungkap Toha.
Tidak hanya itu, lanjut Toha, perlu diberikan pencerahan politik sebagai proses pencerdasan bangsa, agar memahami tentang pentingnya kebijakan informasi 30% perempuan di legislatif dan pentingnya perempuan di posisi pengambilan keputusan.
Turut hadir Anggota DPRD Hj Zahraini sekaligus Ketua IKBD, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Erlangga, Narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dermawan, Narasumber dari Lembaga Motivator Pekanbaru Dr Rizaldi Putra, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(inf)
Berita Lainnya +INDEKS
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung mengecek kondisi SDN 62 dan SDN 84 Pe.
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengaspal jalan di RW 04, Kelurahan Cinta Raja, Kec.
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong investasi yang masuk ke daerah tidak hany.
Agung Nugroho Perketat Koordinasi Camat, Keluhan Warga Diminta Cepat Ditangani
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat koordinasi dengan para camat untuk mempe.
Agung Nugroho Tekankan Produk Hukum Daerah Harus Mudahkan Warga
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong masyarakat semakin memahami aturan dan pr.
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
PEKANBARU - Kualitas udara Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perbaikan. Konsentrasi partikulat hal.








