Lima Aktivitas Sederhana Ini Bantu Turunkan Risiko Mati Muda
Hampir 500 juta orang di seluruh dunia berisiko mengalami kondisi parah seperti penyakit jantung dan diabetes pada tahun 2030 menurut studi baru yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Baik sakit jantung maupun diabetes sama-sama bisa membuat penderitanya berisiko mengalami sakit kritis hingga mati muda. Risikonya akan semakin tinggi jika mereka tidak meningkatkan aktivitas fisik.
Para peneliti menemukan kurangnya aktivitas fisik dapat merugikan dunia US$ 27 miliar per tahun dan akan menjadi US$ 300 miliar secara total pada tahun 2030. Bahkan lebih dari 20% dari biaya ini hanya dihabiskan untuk pengobatan dan penyakit tidak menular (PTM), kondisi kronis yang terjadi sebagai akibat dari faktor genetik, lingkungan dan perilaku.
"Negara harus lebih serius meningkatkan implementasi kebijakan untuk mendukung orang agar lebih aktif melalui jalan kaki, bersepeda, olahraga, dan aktivitas fisik lainnya," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, dalam siaran pers organisasi tersebut.
Untungnya, ada beberapa cara sederhana dan aman untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes. Berikut adalah paparannya yang direkomendasikan WHO:
1. Menari atau bergerak
2. Berjalan menaiki tangga Anda
3. Melakukan pekerjaan rumah tangga seperti menyapu
4. Memotong rumput atau bersihkan halaman rumah
5. Kurangi duduk dan rebahan
Sebagai standar, WHO merekomendasikan bahwa orang dewasa berusia 18 hingga 64 tahun melakukan aktivitas fisik intensitas sedang seperti menyapu selama minimal 2,5 jam sampai 5 jam per minggu.
Sementara itu, mereka yang berada dalam kelompok usia yang sama harus menyelesaikan setidaknya 1 jam 15 menit hingga 2 jam dan 30 menit untuk melakukan aktivitas fisik yang berat dalam seminggu, seperti berlari dan berolahraga.
"Orang dewasa harus mulai dengan melakukan aktivitas fisik dalam jumlah kecil, dan secara bertahap meningkatkan frekuensi, intensitas, dan durasi dari waktu ke waktu," papar WHO.
Berita Lainnya +INDEKS
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Diganti
PEKANBARU - Jabatan Kepala Bidang Humas Polda Riau resmi berganti setelah terbit Surat Telegram K.
Diduga Minta Uang, Oknum Petugas KUA di Pekanbaru Dikeluhkan Warga Saat Urus Surat
Pekanbaru - Seorang warga mengeluhkan proses pengurusan administrasi pendukung untuk keperluan di.
Pemko Pekanbaru Gratiskan Sekolah di 23 SMP Swasta dan 15 MTs Lewat Program Zero Putus Sekolah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program pendidikan gratis tidak hanya be.
MBG Diperdebatkan: Pemprov Riau Sebut Retribusi Turun, Pemko Pekanbaru Klaim PAD Naik
PEKANBARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan perbedaan pandangan antara Plt Gubernu.
Warung Sampah hingga 8 Armada: LPS Delima Asri Tumbuh Bersama Pendampingan DLHK
PEKANBARU - Inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus berkembang di Kota Pekanbaru. Le.
Walikota Ajak Warga Bersama Bangun Pekanbaru, Tekankan Pelayanan dan Ekonomi
Pekanbaru - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendu.








