Kehadiran Pinjol di Kampus Islam Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Normalisasi Utang Mahasiswa
Dugaan keterlibatan platform pinjaman online (pinjol) UATAS dalam sebuah kegiatan yang dikaitkan dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang memicu gelombang kritik di media sosial. Banyak pihak mempertanyakan urgensi menghadirkan layanan pinjaman digital di lingkungan kampus yang mayoritas dihuni mahasiswa.
Perdebatan mencuat setelah beredar unggahan yang menyoroti kehadiran platform tersebut dalam agenda kampus. Sejumlah warganet menilai kampus seharusnya menjadi ruang pendidikan dan penguatan literasi keuangan, bukan membuka ruang yang berpotensi mendorong mahasiswa akrab dengan utang.
Penggiat isu pinjaman online dan literasi keuangan ikut bersuara. Kombes Pol Manang Soebeti mempertanyakan kemampuan mahasiswa dalam menanggung kewajiban pembayaran jika mengambil pinjaman digital.
Sementara itu, Medy Brawny menilai kampus semestinya fokus membangun pengetahuan dan kemandirian finansial mahasiswa, bukan memperkenalkan skema pembiayaan berbasis utang. Ia juga mengaitkan polemik ini dengan kasus pembiayaan pendidikan yang sebelumnya sempat menuai sorotan publik.
Komentar publik lainnya juga bernada serupa. Sebagian mempertanyakan apakah kehadiran layanan tersebut dapat memicu normalisasi praktik berutang di kalangan mahasiswa, terlebih pinjaman digital selama ini kerap dikaitkan dengan risiko gagal bayar, beban biaya, hingga tekanan finansial jangka panjang.
Di sisi lain, muncul pandangan bahwa apabila kehadiran pihak tersebut bertujuan untuk edukasi literasi keuangan, maka materi dan bentuk kegiatan perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi kampus sedang mempromosikan pinjaman.
Polemik ini kembali membuka perdebatan soal batas antara edukasi finansial dan promosi layanan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi.
Berita Lainnya +INDEKS
Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polisi, Ujian Doktor dari Mapolda
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo dikabarkan dijemput petugas kepolisian di .
BGN Temukan Kelebihan 6.877 Dapur MBG, Potensi Pemborosan Capai Rp43 Miliar per Hari
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengungkapkan adanya kelebihan jumlah dapur atau .
Prabowo Ganti Kepala BGN, Naniek Deyang Diyakini Percepat Program Gizi
Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dan menunjuk Naniek .
Tersangka Kecelakaan Maut Dilantik Jadi Staf Ahli, Luka Keadilan di Pandeglang
Keputusan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melantik mantan Kepala DPMPTSP, Ahmad Mursidi, sebagai .
Teddy Sigap Tepis Tangan yang Hendak Dekati Prabowo, Aksi Tuai Sorotan Netizen
Momen ajudan pribadi Presiden terpilih Prabowo Subianto, Teddy Indra Wijaya, menjadi sorotan publ.
1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei 2026
Pemerintah menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan dengan 18 Mei 2026. Dengan demikian, Har.








