BI Riau Pastikan Kebutuhan Uang Terpenuhi saat Ramadan dan Idulfitri
PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Riau memastikan kebutuhan uang kartal bagi masyarakat, baik secara jumlah maupun pecahan, selama periode Ramadan dan Idulfitri 2023 terpenuhi.
Sebab, selama momen ini kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat sebesar Rp195 triliun, naik 8,22% (yoy) dibanding realisasi 2022 sebesar Rp180 triliun.
Kepala BI Provinsi Riau Muhamad Nur mengatakan, untuk wilayah Riau, BI memperkirakan kebutuhan uang untuk 12 Kabupaten/Kota selama Ramadan Idulfitri sebesar Rp5,6 triliun.
Kebutuhan tersebut meningkat sebesar 2,45% (yoy) dibandingkan realisasi 2022 Rp5,4 triliun. Kebutuhan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya ini ditetapkan dengan melihat angka asumsi makro dan tren realisasi secara historis.
"Pencabutan status PPKM oleh pemerintah, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik lebaran diperkirakan mendorong kebutuhan uang kartal lebih tinggi dari tahun sebelumnya," kata Muhamad Nur.
Dalam rangka memastikan kebutuhan uang di Ramadan dan Idulfitri, Bank Indonesia secara nasional menjalankan sebuah rangkaian kegiatan yang disebut Serambi 2023 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri).
Serambi 2023 ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mencapai 3 hal, pertama. Pemenuhan Kebutuhan Uang, Kecukupan kebutuhan uang untuk masyarakat melalui perbankan dengan jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi yang Iayak edar.
Kemudian, terlaksananya Layanan Kas, Pelaksanaan Layanan Penukaran Uang bagi masyarakat berupa Kas Keliling, Penukaran Bersama Bank Indonesia dan Perbankan serta Pelayanan Penukaran Uang di kantor-kantor perbankan.
Kemudian, Edukasi dan Komunikasi. Kegiatan berupa Edukasi untuk meningkatkan awareness masyarakat terkait dengan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah selama Ramadan.
Dalam kampanye CBP edisi Ramadan ini dititikberatkan agar masyarakat bijak dalam berbelanja dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan maupun dalam menghadapi Idulfitri.
"Berbelanja sesuai kebutuhan tidak berlebihan sehingga tidak terjadi kelangkaan barang yang dapat memicu kenaikan harga atau inflasi," sebutnya.
Berkaitan dengan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK), BI menghimbau masyarakat untuk melakukan penukaran di tempat-tempat penukaran resmi.
Masyarakat dapat melakukan penukaran uang di seluruh unit/cabang perbankan di wilayah Riau, Kas Keliling Bank Indonesia, atau pada kegiatan Layanan Penukaran Uang Bersama Bank Indonesia dan Perbankan.
Hal ini bertujuan menghindari risiko pengedaran uang palsu dan dapat lebih akurat dalam jumlah uang yang diterima serta tanpa adanya biaya tambahan.
Pemenuhan kebutuhan uang kartal oleh BI dan perbankan sudah dapat diperoleh masyarakat mulai 21 Maret-20 April 2023.
Untuk Layanan Penukaran Uang Bersama Bank Indonesia dan Perbankan akan dilaksanakan pada 10, 11 dan 12 April 2023 di Halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau.
Untuk mengetahui informasi jadwal Kas Keliling Bank Indonesia dan melakukan pemesanan, masyarakat dapat mengakses situs pintar.bi.go.id.
Berita Lainnya +INDEKS
CDN Riau Beri Potongan Harga Menarik dan Angsuran Ringan Lewat Program Honda ME-TIME
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, kembali memanjakan para pecinta roda dua mel.
Indosat Percepat Adopsi AI dan Ekosistem Digital
Selain fokus pada konektivitas yang menjadi bisnis inti perusahaan, Indosat juga memperkuat peran.
Indosat Catat Pertumbuhan Dua Digit pada Kuartal I 2026
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengawali 2026 dengan kinerja yang kuat, mencatatkan.
ARYADUTA, RS Zainab Dukung Ibu Hamil Lebih Sehat dan Kuat
PEKANBARU - ARYADUTA Pekanbaru bersama dengan RS Zainab, sukses menggelar event bertajuk “Harmo.
BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Promo Menginap Harga Terjangkau
PEKANBARU - BATIQA Hotel Pekanbaru menghadirkan promo spesial bertajuk Kartini Staycation Deal. M.
HUT ke-12, BATIQA Hotel Pekanbaru Sambangi Panti Asuhan dan Ajak Karyawan Sehat
PEKANBARU - BATIQA Hotel Pekanbaru, mengunjungi Panti Asuhan Bhakti Mufarridhun dan bioskop terde.








