• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Tekno

10 Cara Alami Turunkan Gula Darah

Redaksi

Ahad, 30 Juli 2023 08:43:36 WIB
Cetak
10 Cara Alami Turunkan Gula Darah
int

Kadar gula darah yang tinggi bisa memicu munculnya penyakit diabetes kronis, hingga penyakit komplikasi lainnya. Naiknya kadar gula darah secara signifikan bukan pertamda baik bagi tubuh.

Tapi, jangan khawatir dulu, karena kali ini kita membahas mengenai cara menurunkan gula darah secara alami tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan.

Baca Juga :
  • Makanan Penurun Darah Tinggi Bisa Dicoba
  • Kombinasi Jus Jaga Kondisi Tubuh
  • Obat yang Disarankan Pengidap Covid-19 di Rumah dan RS

Cara Turunkan Gula Darah Tanpa Obat

Mengalami kenaikan gula darah secara terus-menerus bisa meningkatkan terjadinya komplikasi jangka panjang. Untuk menjaganya, tentu Anda harus mencari cara untuk menurunkan kadar gula darah.

Pada dasarnya, gula darah bisa diatur dengan perubahan pola hidup dan pola makan yang baik.

Berikut cara menurunkan gula darah secara alami:

1. Batasi Asupan Karbohidrat

Karbohidrat adalah kandungan makanan yang menjadi sumber utama dari glukosa, sehingga bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Melakukan diet menjadi senjata utama untuk mengelola dan menjaga kadar gula darah.

Karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan diubah 100% menjadi glukosa. Jadi, penderita diabetes harus menjaga dan menggunakan perhitungan karbohidrat untuk melacak berapa banyak jumlah karbohidrat yang dikonsumsi tubuh.

2. Perbanyak Konsumsi Serat

Serat bisa berguna untuk memperlambat pencernaan karbohidrat dan penyerapan gula di dalam tubuh. Makanan-makanan yang mengandung serat tinggi seperti sayuran, buah-buahan dan biji-bijian dapat membantu menurunkan gula darah pada tubuh.

Anda bisa mengonsumsi asupan serat harian sekitar 25 gram untuk wanita dan 38 gram untuk laki-laki.

3. Atur Asupan Lemak

Lemak bisa memiliki dampak pada kadar gula darah pada tubuh. Lemak bisa menyebabkan proses pencernaan pada tubuh menjadi lambat dan menyebabkan obesitas. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi lebih sedikit lemak dan lebih banyak protein, apalagi untuk penderita diabetes.

Jenis Makanan yang Direkomendasikan

Ada beberapa makanan yang mengandung lemak tak jenuh yang disarankan untuk mengontrol gula darah.

Adapun makanan dengan lemak tak jenuh adalah sebagai berikut:

Alpukat

Kacang-kacangan (almond, kacang mete,

kacang tanah)

Ikan Salmon

Ikan Tuna

Ikan Sarden

Minyak Canola

Minyak Zaitun

Selai Kacang

Chia Seed

Kenari

Jenis Makanan yang Dihindari

Adapun contoh makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang harus dihindari agar kadar gula darah tidak naik adalah:

Lemak Babi

Babi Asin

Daging Tinggi Lemak

Keju Penuh Lemak

Susu Murni dan Susu 2 Persen

Saus Krim

Margarin, dan masih banyak lagi.

4. Makan Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang rendah bisa membantu untuk mengendalikan gula darah pada angka normal. Karena, dengan makanan-makanan yang rendah glikemik bisa memperlambat karbohidrat yang diubah menjadi glukosa.

Berikut contoh makanannya

Yoghurt

Gandum

Kacang-kacangan

Pasta Gandum

5. Banyak Minum Air Mineral

Minum air dengan cukup bisa menjadi salah satu cara menurunkan gula darah alami karena bisa mendorong ginjal untuk membuang kelebihan glukosa melalui urin. Sudah ada penelitian yang menyatakan bahwa minum lebih banyak air dapat meminimalisir risiko gula darah tinggi.

Air yang disarankan untuk dikonsumsi adalah air mineral karena air mineral adalah minuman non kalori. Usahakan untuk menghindari minuman manis yang justru banyak mengandung gula dan bisa menyebabkan peningkatan gula darah.

6. Rutin Berolahraga

Olahraga dengan rutin memiliki banyak manfaatnya mulai dari menjaga berat badan ideal, menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan sensitivitas insulin untuk memanfaatkan gula dalam darah agar dimanfaatkan secara maksimal oleh tubuh.

Olahraga secara signifikan bisa mengurangi fluktuasi glukosa pada darah dan meningkatkan kontrol gula darah di seluruh tubuh. Anda tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Lakukanlah olahraga secara rutin seperti jalan santai atau jogging, renang, lari, bersepeda dan yang lainnya.

7. Istirahat yang Cukup

Kebiasaan begadang dan memiliki pola tidur yang buruk bisa mempengaruhi sensitivitas insulin yang memengaruhi kadar gula darah tinggi. Pasalnya, kondisi ini dapat memicu nafsu makan dan meningkatkan berat badan. Maka, penting untuk membenarkan pola tidur untuk menurunkan kadar gula darah.

8. Mempertahankan Berat Badan Ideal

Berat badan ideal akan sangat berpengaruh pada tingkat kesehatan seseorang. Orang yang bisa menjaga berat badan ideal bisa dapat menurunkan risiko diabetes yang cukup tinggi.

Jika ingin melakukan diet untuk menjaga berat badan ideal, jangan pernah melakukan diet ekstrem atau diet yang Anda sendiri tidak sanggup untuk menjalaninya. Kalau Anda masih ragu, silahkan berkonsultasi langsung dengan dokter untuk menentukan diet yang cocok untukmu.

9. Cek Gula Darah Secara Rutin

Jika sudah mengganti pola hidup yang lebih sehat, jangan lupa untuk selalu memeriksa gula darah secara rutin. Hal ini berguna untuk memantau dan menyesuaikan makanan-makanan yang bisa dikonsumsi.

Dengan rutin memeriksa gula darah, Anda akan tahu kapan Anda harus membutuhkan obat-obatan dari dokter.

10. Konsisten

Terakhir adalah konsistensi menjalani pola hidup sehat dengan olahraga yang rutin dan mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh. Pola hidup yang sehat harus bisa diaplikasikan dalam jangka waktu panjang demi kesehatan kita atau keluarga.

Jika dengan cara tersebut tidak berhasil bagi para penderita diabetes, silahkan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk menentukan cara terbaik agar gula darah bisa turun dan tetap pada angka normal.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Tekno

Indosat Bangun AI Factory di Indonesia, Tahap Awal 200 Megawatt Mulai 2027

Jumat, 07 Agustus 2026 - 11:26:00 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggandeng Ooredoo Group, NVIDIA, dan Nokia membangun infrastruk.

Tekno

Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Kolaborasi Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis AI

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:50:45 WIB

Indonesia terus mengalami percepatan transformasi digital. Akses teknologi semakin luas dan kemam.

Tekno

London Business School Angkat SATSPAM Indosat sebagai Studi Kasus AI Anti-Penipuan Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:08:25 WIB

Inisiatif perlindungan masyarakat dari penipuan dan spam digital, SATSPAM, yang dikembangkan oleh.

Tekno

Nokia dan Indosat Perluas Jaringan 5G, Siapkan Layanan Berbasis AI di Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:30:25 WIB

Pekanbaru - Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menjalin kerja sama untuk memodernisasi.

Tekno

Program IM3 Pasti Simpel Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:50:05 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 menggelar program “IM3 Pasti Sim.

Tekno

Musim Haji 2026, Indosat Dampingi Jamaah Sumatra Tetap Terhubung Sejak Embarkasi

Ahad, 10 Mei 2026 - 13:29:13 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat dukungan bagi jamaah haji asal Sumatra me.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
26 September 2026
Tunggakan Hambat Pindah Sekolah, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
26 September 2026
Museum BI, Jejak Panjang Sejarah Perdagangan dan Perbankan di Batavia
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
25 September 2026
Gestur Julur Lidah Terekam saat Massa Hari Tani Sampaikan Aspirasi di Bengkulu
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Dorong Akses Kesehatan Naik Kelas
25 September 2026
Dari Hadiah hingga Akun Diblokir, Begini Cara Penipu Jebak Korban
25 September 2026
Capella Honda Beberkan Tips Aman Lawan Kantuk, Cegah Microsleep di Jalan
25 September 2026
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
25 September 2026
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
25 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 2 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 3 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 4 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 5 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 6 32 Wartawan Adu Biliar di Pekanbaru, Rebut Total Hadiah Rp20 Juta
  • 7 Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 93,7 Mikrogram Permeter Kubik

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved