Jelajah UMKM Riau 2023
PEKANBARU - Guna mendukung dan memahami lebih dalam kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian, program Jelajah UMKM Riau 2023 resmi digelar. Pelepasan rombongan liputan ini dihadiri langsung oleh Sekda Provinsi Riau, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau, perwakilan Bank Indonesia (BI), Texcal Energy Mahato, Apical Group, dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Pekanbaru.
Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Pekanbaru, Aang Ananda Suherman menyebut UMKM memiliki peran strategis dalam kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dan penyerapan tenaga kerja.
Menurutnya lewat program Jelajah UMKM ini, pihaknya akan menggali lebih dalam perkembangan UMKM Riau, termasuk kendala dan potensi peluangnya.
"Saat krisis 1998, UMKM telah membuktikan perannya dalam mempercepat keluar dari krisis. Namun, setelah kondisi membaik, UMKM sering kali ditinggalkan. Melalui Jelajah UMKM ini kami ingin memotret perkembangannya serta cerita hero lokal, dan peran semua pihak, termasuk dari BI, Texcal, Apical, dan BRI yang belum tersampaikan kepada masyarakat," katanya, Selasa (5/12/2023).
Dia berharap program ini dapat memberikan informasi yang valid tentang kemajuan UMKM Riau, serta merangkul semua pihak untuk mendukung perkembangan UMKM ke depannya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Muhamad Nur menekankan UMKM memang menjadi fokus pihaknya karena dapat meningkatkan PDB dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, UMKM memiliki peranan ganda karena kontribusinya sekitar 69% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan hampir 97% penyerapan tenaga kerja secara nasional.
"Jika UMKM terus berkembang, dampak positifnya akan dirasakan pada peningkatan PDB, kesejahteraan masyarakat, dan penurunan angka pengangguran. Oleh karena itu, kami memperhatikan kondisi dan perkembangan UMKM di setiap provinsi, termasuk di Riau, yang sejalan dengan program Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI)," ungkap Muhamad Nur.
Saat ini upaya pihaknya dalam mendorong pertumbuhan UMKM yakni fokus pada pengembangan klaster pangan strategis untuk mengatasi isu inflasi yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi.
Kemudian Digitalisasi UMKM juga menjadi prioritas untuk memastikan bahwa UMKM dapat ikut berpartisipasi dalam perkembangan pasar.
Muhamad Nur menyambut baik program Bisnis Indonesia melalui Jelajah UMKM 2023, yang akan memetakan kelebihan UMKM dan melakukan publikasi secara nasional. Dia berharap dengan semakin banyak instansi yang terlibat, dukungan untuk pengembangan UMKM di Indonesia akan semakin kuat.
Dia juga mengapresiasi keterlibatan BRI yang telah berperan sebagai banknya rakyat Indonesia yang fokus pada pengembangan UMKM. Nur berharap agar BRI terus mendorong pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Pemerintah Provinsi Riau mengungkapkan apresiasinya terhadap program Jelajah UMKM yang diinisiasi oleh berbagai pihak yakni Bisnis Indonesia, dengan dukungan Bank Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI), lalu perusahaan-perusahaan seperti Texcal Energy Mahato, dan Apical Group.
Sekda Provinsi Riau, SF Hariyanto menyatakan UMKM memiliki peran sentral dalam mendukung ekonomi masyarakat dan menjaga kestabilan ekonomi nasional. Riau, sebagai daerah yang kaya akan UMKM lokal, merasa bangga dengan keberadaan program Jelajah UMKM karena memberikan peluang nyata untuk pengembangan UMKM di masa mendatang.
"Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri dalam mendukung pengembangan UMKM. Diperlukan kerjasama dengan Kementerian/Lembaga (K/L), lembaga keuangan seperti bank, dan pelaku usaha untuk bersaing di pasar domestik maupun internasional," ungkapnya.
Hariyanto menekankan selama ini program dan kebijakan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan UMKM, tidak hanya berkutat pada aspek permodalan, tetapi juga mencakup berbagai aspek, termasuk pemasaran produk.
Dia berharap agar program Jelajah UMKM ini tidak hanya memberikan manfaat sementara, melainkan dapat berkelanjutan dan meningkatkan kapasitas UMKM secara keseluruhan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bisnis Indonesia dan seluruh pihak yang mendukung, termasuk Bank Indonesia, BRI, dan perusahaan-perusahaan seperti Texcal Energy Mahato, dan Apical Group. Semoga program Jelajah UMKM ini memberikan pemahaman pasar potensial yang lebih besar lagi untuk UMKM di masa depan," tambah Hariyanto.
Dia juga menyampaikan kesiapannya untuk berkoordinasi dalam mendorong dan mengembangkan hasil liputan dan pemetaan potensi usaha dari Jelajah UMKM di Riau. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi para pelaku UMKM di daerah tersebut.
Berita Lainnya +INDEKS
Paket Wedding BATIQA Hotel Mulai Rp36 Juta, Fasilitas Lengkap dan Elegan
PEKANBARU - BATIQA Hotel Pekanbaru menghadirkan Paket Intimate Wedding mulai dari Rp36 juta bagi .
BATIQA Hotel Pekanbaru Perluas Promo Makan Malam All You Can Eat Jadi Setiap Hari
PEKANBARU - Kabar gembira bagi pecinta kuliner di Pekanbaru. BATIQA Hotel Pekanbaru resmi memperl.
BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Cooking Class Kreatif Anak Libur Sekolah
PEKANBARU - Menyambut momen libur sekolah, BATIQA Hotel Pekanbaru? menghadirkan program spesial G.
New Honda Vario Evo 160 Hadir di Indonesia, Tampil Lebih Sporti dan Bertenaga
PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan New Honda Vario Evo 160 di Cikarang, Rabu (24/6/2.
Pupuk Indonesia Ekspor 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Posisi di Pasar Regional
PT Pupuk Indonesia (Persero) merealisasikan pengiriman 47.250 ton urea ke Australia sebagai bagia.
Honda Premium Matic Day di Mal SKA Diserbu Pengunjung
PEKANBARU - Antusiasme masyarakat terhadap skutik premium Honda kembali terlihat dalam gelaran Ho.








