• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Tekno

VIDA Perkuat Keamanan Data di Era Digitalisasi Layanan Kesehatan

Redaksi

Kamis, 20 November 2025 | 08:23:55 WIB
Cetak
VIDA Perkuat Keamanan Data di Era Digitalisasi Layanan Kesehatan

PEKANBARU - VIDA, penyedia identitas digital dan pencegahan penipuan terdepan di Indonesia, menegaskan komitmennya untuk memperkuat keamanan dan kepercayaan digital nasional, seiring meningkatnya digitalisasi layanan publik, termasuk di sektor kesehatan. Melalui partisipasinya dalam National Cybersecurity Connect 2025, VIDA menyoroti pentingnya kolaborasi antara regulator, industri, dan penyedia teknologi untuk membangun sistem keamanan siber yang adaptif dan tepercaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam forum tersebut, Niki Luhur, Founder and Group CEO VIDA, menekankan bahwa kehadiran teknologi AI menuntut cara baru dalam membangun kepercayaan digital. “AI bisa menciptakan 'realitas palsu' yang semakin sulit dibedakan, identitas digital yang tervalidasi menjadi fondasi kepercayaan baru. VIDA hadir untuk membangun trust by design, mulai dari identitas hingga transaksi, memastikan setiap interaksi digital aman dan terpercaya dari ancaman AI,” ujar Niki. 

Transformasi digital di bidang kesehatan kini menjadi prioritas global. Berdasarkan data WHO (2023), lebih dari 60 persen negara telah mengintegrasikan strategi digitalisasi layanan kesehatan ke dalam kebijakan nasional. Di Indonesia, upaya integrasi data pasien secara real-time tengah berjalan seiring agenda digitalisasi layanan publik. Namun, setiap kemajuan digital juga membuka potensi risiko baru terhadap penyalahgunaan data dan identitas pribadi. 

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK, 2024) mencatat kerugian akibat penipuan berbasis sosial dan OTP mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun, sementara VIDA Fraud Intelligence Report 2025 menunjukkan bahwa 97 persen organisasi di Indonesia pernah menjadi target social engineering. Di era AI-powered phishing, mekanisme OTP yang dirancang tiga dekade lalu kian rentan disusupi.

Fenomena ini menandai munculnya bentuk kejahatan baru: generative fraud, ketika teknologi AI digunakan untuk menciptakan identitas atau dokumen palsu yang sulit dibedakan dari aslinya. Kasus deepfake di Asia Pasifik bahkan meningkat 1.550 persen dalam dua tahun terakhir (2022–2023), dengan modus seperti voice cloning dan video impersonation yang dapat menyamar sebagai tenaga medis atau pejabat untuk mengakses sistem kesehatan.

Di tengah situasi itu, VIDA hadir sebagai mitra strategis kepercayaan digital (digital trust enabler) yang memastikan hanya individu berwenang yang dapat mengakses data medis yang benar, kapan pun dan di mana pun.

Victor Indajang, Chief Operating Officer, VIDA, menjelaskan, "VIDA memosisikan digital signature bukan hanya sebagai alat kepatuhan, tetapi sebagai infrastruktur kepercayaan yang mendukung berbagai lintas industri, termasuk sektor kesehatan, menjamin identitas, otorisasi, dan audit trail di seluruh ekosistem digital, mulai dari pendaftaran pasien di rumah sakit hingga persetujuan tindakan medis atau klaim asuransi. Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan proses yang lebih cepat, akurat, dan bebas fraud, guna memperkuat kepercayaan publik pada transformasi digital."

Ahmad Taufik, SVP Product and Certificate Authority VIDA, menambahkan, "Bagaimana AI, di satu sisi, mendorong inovasi, namun di sisi lain juga membuka celah baru untuk penipuan. Dengan solusi seperti Deepfake Shield dan Fraud Scanner, kami tidak hanya mendeteksi manipulasi visual dan audio berbasis AI, tetapi juga secara proaktif melindungi lembaga finansial dan sektor kesehatan."

VIDA aktif bekerja sama dengan Kominfo, OJK, Bank Indonesia, dan industri perbankan, fintech, kesehatan dan lainnya untuk membangun kerangka kerja kepercayaan digital nasional. Kolaborasi ini berarti membentuk Digital Trust Layer yang memastikan semua akses dan pertukaran data antar sistem agar berjalan aman dan terverifikasi.(rls)


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Tekno

Indosat Bangun AI Factory di Indonesia, Tahap Awal 200 Megawatt Mulai 2027

Jumat, 07 Agustus 2026 - 11:26:00 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggandeng Ooredoo Group, NVIDIA, dan Nokia membangun infrastruk.

Tekno

Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Kolaborasi Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis AI

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:50:45 WIB

Indonesia terus mengalami percepatan transformasi digital. Akses teknologi semakin luas dan kemam.

Tekno

London Business School Angkat SATSPAM Indosat sebagai Studi Kasus AI Anti-Penipuan Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:08:25 WIB

Inisiatif perlindungan masyarakat dari penipuan dan spam digital, SATSPAM, yang dikembangkan oleh.

Tekno

Nokia dan Indosat Perluas Jaringan 5G, Siapkan Layanan Berbasis AI di Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:30:25 WIB

Pekanbaru - Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menjalin kerja sama untuk memodernisasi.

Tekno

Program IM3 Pasti Simpel Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:50:05 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 menggelar program “IM3 Pasti Sim.

Tekno

Musim Haji 2026, Indosat Dampingi Jamaah Sumatra Tetap Terhubung Sejak Embarkasi

Ahad, 10 Mei 2026 - 13:29:13 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat dukungan bagi jamaah haji asal Sumatra me.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
26 September 2026
Tunggakan Hambat Pindah Sekolah, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
26 September 2026
Museum BI, Jejak Panjang Sejarah Perdagangan dan Perbankan di Batavia
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
25 September 2026
Gestur Julur Lidah Terekam saat Massa Hari Tani Sampaikan Aspirasi di Bengkulu
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Dorong Akses Kesehatan Naik Kelas
25 September 2026
Dari Hadiah hingga Akun Diblokir, Begini Cara Penipu Jebak Korban
25 September 2026
Capella Honda Beberkan Tips Aman Lawan Kantuk, Cegah Microsleep di Jalan
25 September 2026
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
25 September 2026
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
25 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 2 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 3 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 4 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 5 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 6 32 Wartawan Adu Biliar di Pekanbaru, Rebut Total Hadiah Rp20 Juta
  • 7 Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 93,7 Mikrogram Permeter Kubik

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved