• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Tekno

Waspada 'Scam' Liburan Nataru, VIDA Bagikan Cara Aman Bertransaksi

Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 | 09:21:00 WIB
Cetak
Waspada 'Scam' Liburan Nataru, VIDA Bagikan Cara Aman Bertransaksi

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, masyarakat Indonesia diproyeksikan membelanjakan Rp120 triliun untuk kebutuhan liburan. Namun di balik euforia belanja dan transaksi digital, ancaman penipuan mengintai dengan kerugian yang mencengangkan: Rp8,2 triliun hilang dalam setahun terakhir, dengan hanya 4,76% dana korban yang berhasil diselamatkan.

Data Indonesia Anti-Scam Center (IASC) mencatat 373.129 laporan penipuan sejak November 2024 hingga 30 November 2025—rata-rata 874 laporan setiap hari. Dari 619.394 rekening yang dilaporkan terkait penipuan, hanya 117.301 rekening yang berhasil diblokir.

"Identitas digital adalah gerbang utama keamanan finansial kita. Dengan rata-rata 874 laporan penipuan setiap hari, kita tidak bisa lagi mengandalkan metode pengamanan tradisional yang mudah dibobol seperti OTP berbasis SMS," kata Founder & Group CEO VIDA Niki Luhur dalam rilis, belum lama ini.

Mengapa Liburan Jadi 'Waktu Panen' Penipu?

Berdasarkan temuan VIDA dan data industri, periode Nataru menciptakan kondisi ideal bagi penipu:

Kelemahan OTP: Data VIDA menunjukkan 80% pembobolan akun terjadi karena kerentanan OTP berbasis SMS atau teknik phishing. Teknologi yang diandalkan untuk keamanan justru menjadi celah terbesar.

Modus Baru 2025 – AI Deepfake: Penipuan berbasis AI deepfake melonjak 1.550% di Indonesia. Penipu kini menggunakan teknologi AI Voice Cloning untuk meniru suara keluarga, atasan, atau pejabat—meminta transfer dana dengan suara yang 99% mirip aslinya.

Skala Kerugian Mengejutkan: OJK mencatat tiga modus penipuan terbesar:

Fake call/telepon palsu: 39.978 laporan, kerugian Rp1,54 triliun

Shopping scam: 64.933 laporan, kerugian Rp1,14 triliun

Investment scam bodong: 24.803 laporan, kerugian Rp1,40 triliun

Masyarakat Indonesia rata-rata baru melaporkan penipuan setelah 12 jam, jauh lebih lambat dari negara lain (15-20 menit). Keterlambatan ini membuat hanya 4,76% dana korban yang bisa diselamatkan karena jejak digital dan dana sudah berpindah tangan.

Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebelumnya juga telah mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap modus penipuan yang menyasar identitas digital pengguna.

Sebagai penyedia identitas digital dan pencegahan penipuan terdepan di Indonesia, VIDA membagikan tips agar keamanan digital pengguna tetap terjaga selama periode liburan Nataru:

Hindari Wi-Fi Publik untuk Transaksi: Jaringan publik rentan penyadapan; jangan gunakan untuk perbankan.

Verifikasi Permintaan Darurat: Hubungi kembali melalui nomor kontak yang sudah dikenal, jangan percaya suara familiar di telepon.

Waspada Tekanan 'Urgency': Verifikasi melalui kanal resmi jika ada desakan waktu ("akun akan diblokir", "promo terbatas").

Cek Detail Transfer: Pastikan nama penerima dan nominal benar sebelum memproses.

Gunakan Biometrik, Bukan OTP: Beralih dari OTP SMS ke autentikasi biometrik yang lebih aman dan tahan terhadap upaya penipuan deepfake.

Selain momen liburan, VIDA juga mengimbau masyarakat dan pelaku industri untuk selalu waspada terhadap serangan siber yang dapat terjadi kapan pun dan di mana pun, serta memperkuat infrastruktur keamanan demi menjaga pengalaman digital masyarakat yang aman, nyaman, dan tepercaya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.vida.id.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Tekno

Indosat Bangun AI Factory di Indonesia, Tahap Awal 200 Megawatt Mulai 2027

Jumat, 07 Agustus 2026 - 11:26:00 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggandeng Ooredoo Group, NVIDIA, dan Nokia membangun infrastruk.

Tekno

Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Kolaborasi Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis AI

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:50:45 WIB

Indonesia terus mengalami percepatan transformasi digital. Akses teknologi semakin luas dan kemam.

Tekno

London Business School Angkat SATSPAM Indosat sebagai Studi Kasus AI Anti-Penipuan Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:08:25 WIB

Inisiatif perlindungan masyarakat dari penipuan dan spam digital, SATSPAM, yang dikembangkan oleh.

Tekno

Nokia dan Indosat Perluas Jaringan 5G, Siapkan Layanan Berbasis AI di Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:30:25 WIB

Pekanbaru - Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menjalin kerja sama untuk memodernisasi.

Tekno

Program IM3 Pasti Simpel Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:50:05 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 menggelar program “IM3 Pasti Sim.

Tekno

Musim Haji 2026, Indosat Dampingi Jamaah Sumatra Tetap Terhubung Sejak Embarkasi

Ahad, 10 Mei 2026 - 13:29:13 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat dukungan bagi jamaah haji asal Sumatra me.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
26 September 2026
Tunggakan Hambat Pindah Sekolah, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
26 September 2026
Museum BI, Jejak Panjang Sejarah Perdagangan dan Perbankan di Batavia
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
25 September 2026
Gestur Julur Lidah Terekam saat Massa Hari Tani Sampaikan Aspirasi di Bengkulu
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Dorong Akses Kesehatan Naik Kelas
25 September 2026
Dari Hadiah hingga Akun Diblokir, Begini Cara Penipu Jebak Korban
25 September 2026
Capella Honda Beberkan Tips Aman Lawan Kantuk, Cegah Microsleep di Jalan
25 September 2026
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
25 September 2026
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
25 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 2 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 3 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 4 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 5 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 6 32 Wartawan Adu Biliar di Pekanbaru, Rebut Total Hadiah Rp20 Juta
  • 7 Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 93,7 Mikrogram Permeter Kubik

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved