• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Sosbud

Jepang Siap Promosi Candi Muara Takus ke Negeri Sakura

Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:52:45 WIB
Cetak
Jepang Siap Promosi Candi Muara Takus ke Negeri Sakura

PEKANBARU - Kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Medan, Furugori Turu, ke Provinsi Riau membawa angin segar bagi pengembangan sektor pariwisata daerah. Dalam pertemuan resmi yang berlangsung pada Senin (19/1/2026), Furugori menyoroti potensi besar kekayaan sumber daya alam dan keragaman budaya Riau sebagai motor penggerak ekonomi baru yang dapat mendongkrak pendapatan daerah di masa depan.

Salah satu objek yang secara khusus menarik perhatian Furugori adalah keberadaan Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar. Ia mengaku telah melakukan riset mandiri melalui internet sebelum menginjakkan kaki di Bumi Lancang Kuning. Menurutnya, bukti peninggalan sejarah seperti Candi Muara Takus dan Istana Siak memiliki keunikan otentik yang jarang ditemukan di wilayah lain di Indonesia.

"Sebelum ke Riau, saya sempat mengeksplor beberapa keunikan daerah ini melalui internet. Saya melihat adanya Candi Muara Takus dan Istana Siak, bukti peninggalan sejarah yang mungkin tidak bisa kita temukan di daerah lain," ujar Furugori Turu di hadapan jajaran Pemerintah Provinsi Riau, dilansir dari mediacenterriau, Selasa (20/1/2026).

Ia berharap aksesibilitas dari ibu kota provinsi ke lokasi sejarah ini terus ditingkatkan guna menarik minat turis asing. Furugori menekankan bahwa Candi Muara Takus merupakan destinasi wisata edukasi yang sangat potensial bagi wisatawan Jepang, mengingat situs tersebut adalah bukti nyata peradaban agama Buddha di Tanah Melayu.

"Tentunya saya berharap wisatawan mancanegara, khususnya yang berasal dari Jepang, dapat mengunjungi Candi Muara Takus. Ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan bukti sejarah besar masa lalu," tambahnya.

Kompleks Candi Muara Takus memiliki arsitektur yang megah dengan pagar tembok berukuran 74 x 74 meter dari batu putih setinggi 80 cm. Di luar area utama, terdapat tembok tanah luas berukuran 1,5 x 1,5 kilometer yang membentang hingga ke tepian Sungai Kampar Kanan. Situs ini diperkirakan berdiri sejak abad ke-4 hingga abad ke-11, bertepatan dengan masa keemasan Kerajaan Sriwijaya.

Eksistensi situs ini pun telah diakui di level internasional sejak tahun 2009 ketika dicalonkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Kompleks sejarah yang terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto ini, terdiri dari beberapa bangunan utama yang ikonik, yaitu Candi Sulung (Tua), Candi Bungsu, Mahligai Stupa, dan Candi Palangka, yang masing-masing memiliki karakteristik arsitektur berbeda.

Detail bangunan yang unik menjadi daya tarik tersendiri, seperti Candi Mahligai yang memiliki 28 sisi dan terbagi menjadi bagian atap, badan, serta kaki. Sementara itu, Candi Bungsu yang terbuat dari bata merah memiliki bentuk persegi di bagian atasnya, kontras dengan Candi Tua yang berbentuk lingkaran. Ada pula Candi Palangka yang menghadap ke utara dan diyakini dulunya berfungsi sebagai altar atau tempat ritual spiritual.

Kehadiran Candi Muara Takus sebagai situs peninggalan sejarah memiliki nilai filosofis yang mendalam bagi masyarakat Riau. Selain menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Kampar, candi ini juga menjadi simbol kuat kebinekaan budaya yang pernah tumbuh subur di Nusantara, kini diharapkan mampu menjadi daya tarik utama bagi para pelancong mancanegara.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Sosbud

Kanwil DJP Riau Gelar Rangkaian Hari Pajak 2026, Perkuat Edukasi hingga Aksi Sosial

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:55:02 WIB

PEKANBARU - Dalam rangka memperingati Hari Pajak Tahun 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal P.

Sosbud

Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka Keluarga Almarhum Zulmansyah

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:08:00 WIB

PEKANBARU - Astra Internasional menyerahkan bantuan duka kepada keluarga Sekretaris Jenderal PWI .

Sosbud

SKK Migas Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafat Sekjen PWI Pusat

Ahad, 19 April 2026 - 08:21:00 WIB

SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas w.

Sosbud

Buka Puasa bersama Jurnalis dan Vlogger, Capella Honda Harap Hubungan Baik Terjaga

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:31:19 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau.

Sosbud

Jasa Raharja Riau Salurkan Santunan Korban Kecelakaan, Pedagang Tisue Ditabrak Truk

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:46:53 WIB

PEKANBARU - Jasa Raharja Kanwil Riau bersama Kepolisian Direktorat Lalu Lintas Polda Riau serahka.

Sosbud

Masjid Raya Annur Sediakan 300 Porsi Buka Puasa Gratis Setiap Hari

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:27:27 WIB

PEKANBARU - Masjid Raya Annur Provinsi Riau telah mematangkan berbagai rangkaian kegiatan untuk m.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Diguyur Hujan Deras, Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik
30 Agustus 2026
Walikota Agung Tegaskan Komitmen Benahi Persoalan Pekanbaru hingga Tuntas
29 Agustus 2026
Zahra Nur Habibni Juara AHM Best Student, Wakili Riau ke Tingkat Nasional
29 Agustus 2026
IFRA 2026 Dibuka, Potensi Waralaba Lokal Makin Besar
29 Agustus 2026
Pengiriman J&T Express Naik 65 Persen, Teknologi Jadi Penopang Operasional
29 Agustus 2026
AHM Best Student 2026 Regional Riau Sukses Digelar
29 Agustus 2026
Kabut Asap Menyelimuti Pekanbaru, Diskes Sebar Ribuan Masker di 63 Titik
28 Agustus 2026
Kualitas Udara Berbahaya, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ hingga Sabtu
28 Agustus 2026
Kios Ayam Goreng di Jalan Nenas Pekanbaru Terbakar, Lima Armada Damkar Dikerahkan
28 Agustus 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, BMKG Catat 196: IQAir Tembus Level Berbahaya
28 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Pemko Pekanbaru Siapkan Rp3,6 Miliar Atasi Genangan di Marpoyan Damai
  • 2 Drainase Rusak 2,5 Tahun, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
  • 3 Walikota Pekanbaru Sisir Kerusakan Jalan, Perbaikan Diminta Tak Sekadar Tambal Sulam
  • 4 Pemeriksaan ASN Pemko Pekanbaru Bergulir, Diduga Terkait Penjualan Rumah Nenek Jasmiati
  • 5 Disdukcapil Pekanbaru Bantah Pengurusan Akta Kematian Berbayar, Tegaskan Layanan Gratis dan Siap Tindak Oknum
  • 6 Pedagang Mengeluh Revitalisasi Mangkrak, Pemko Ancam Putus Kontrak Pengelola Pasar Bawah
  • 7 Sungai Sail Disulap Jadi Destinasi Wisata, Walikota: Akan Jadi Ikon Baru Pekanbaru

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved