Capella Honda Beri Tips Modifikasi Aman
Belakangan ini, tren Kalcer (Culture) sedang naik daun di dunia otomotif roda dua. Mulai dari penggunaan aksesoris tambahan, warna-warna retro, hingga aksesoris detail unik lainnya. Gaya Kalcer lebih mengedepankan estetika harian, kenyamanan, dan ekspresi jati diri pengendara.
Rama Dhandyano, Instruktur Safety Riding Honda PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau selaku Main Dealer sepeda motor Honda mengatakan banyak pengendara yang ingin tampil beda, justru mencopot komponen vital keselamatan. Padahal, modifikasi kalcer yang sejati adalah yang mampu menyelaraskan gaya hidup dengan fungsi teknis kendaraan.
Berikut tips modifikasi Kalcer yang tetap #Cari_Aman
1. Bermain Warna, Bukan Mengubah Cahaya
Salah satu kekuatan aliran Kalcer adalah pada pemilihan warna bodi yang unik (seperti warna-warna pastel, earth tone, atau retro. Bisa di repaint atau dilapis stiker pada bodi motor. Hindari melapis film gelap (smoke) yang berlebihan pada lampu utama atau mengganti lampu rem menjadi warna selain merah, biar memudahkan komunikasi dengan pengguna jalan.
2. Spion Bukan Sekadar Pajangan
Spion adalah mata kedua kita. Tanpanya, blind spot (titik buta) semakin luas, dan risiko terserempet saat berpindah jalur jadi meningkat . Pastiin visibilitas spion sesuai alias “proper” biar aman dan hindari penggunaan ukuran spion yang sangat kecil demi mengejar tampilan.
3. Hati-hati dengan penambahan aksesoris keranjang dan muatan
Salah satu ciri khas Kalcer adalah pemasangan aksesoris seperti keranjang atau rak depan (front rack). Membawa beban terlalu berat dapat mengganggu kestabilan kemudi (handling) dan menutupi pancaran lampu utama.
4. Penggunaan Ban
Beberapa aliran modifikasi memaksa penggunaan ban kecil (ban cacing) agar terlihat ramping, hal ini bisa membahayakan karena luas tapak ban yang menempel ke aspal sangat minim dan membuat daya cengkeram ban berkurang drastic, terutama saat pengereman mendadak atau jalan basah.
5. Posisi Riding, Ergonomi Tetap Utama
Mengganti setang atau mengubah posisi duduk agar terlihat "skena" sering dilakukan. Posisi berkendara yang tidak natural membuat tubuh cepat lelah dan respon tangan saat keadaan darurat menjadi lambat. Pastikan posisi tangan, punggung, dan kaki tetap dalam segitiga ergonomi agar pengendalian semakin maksimal dan meningkatkan kenyamanan untuk durasi berkendara yang panjang.
“Modifikasi adalah hak setiap pemilik motor, namun keselamatan adalah kewajiban setiap pengguna jalan. Mari kita tunjukkan bahwa anak motor yang "Kalcer" adalah mereka yang mengutamakan #Cari_Aman saat berkendara.” tutup Dhandy saat ditemui di Safety Riding Center PT CDN, Garuda Sakti Kilometer 11, Kampar, Riau.
Berita Lainnya +INDEKS
HMC 2026 Gaet 143 Peserta, Modifikasi Honda Unjuk Gigi di Pekanbaru
PEKANBARU - Kontes modifikasi sepeda motor Honda atau Honda Modif Contest (HMC) 2026 digelar di M.
Tiger 2007 Disulap Jadi Chopper, Vino Bawa Karya The Lancank ke HMC 2026 Pekanbaru
PEKANBARU - Honda Tiger 2007 tampil berbeda di ajang Honda Modif Contest (HMC) 2026 Pekanbaru yan.
Bodil Speed Bawa Honda Tiger Revo 2007 ke HMC 2026, Usung Konsep Sport Touring
PEKANBARU - Modifikator Jalan Muhajirin Pekanbaru Bodil Speed, ikut ambil bagian dalam Honda Modi.
Pekanbaru Jadi Salah Satu dari Sembilan Kota HMC 2026, Modifikator Riau Unjuk Karya
PEKANBARU - Adu kreativitas modifikasi sepeda motor Honda kembali bergulir. PT Astra Honda Motor .
Honda Modif Contest Hadir di Pekanbaru, Sembilan Kelas Perebutkan Tiket Final Nasional
PEKANBARU - Honda Modif Contest (HMC) 2026 kembali digelar di Pekanbaru pada Sabtu dan Minggu 22-.
Market Sepeda Motor Riau Tumbuh 15 Persen, Capella Honda Bidik Vario Evo Tembus 1.000 Unit per Bulan
PEKANBARU - Pasar sepeda motor di Provinsi Riau menunjukkan tren positif sepanjang semester perta.








