Target Satu Orang Satu Rekening, OJK Riau Tekankan Akses Keuangan
PEKANBARU - Program satu orang satu rekening yang disampaikan pemerintah pusat menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau menilai perluasan akses tersebut perlu dibarengi edukasi agar rekening yang dibuka dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kepala OJK Provinsi Riau Moh Fredly Nasution mengatakan, program tersebut disampaikan dalam agenda nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.
Ia menyebutkan, terdapat alokasi anggaran sekitar Rp1,2 triliun dengan nominal Rp50.000 untuk setiap rekening yang dibuka. Namun, rincian mekanisme dan sasaran program perlu merujuk pada ketentuan resmi pemerintah.
“Targetnya satu orang satu rekening. Ini sebagai pembukaan rekening, kemudian akan ada program-program berikutnya, apakah penyaluran bantuan sosial atau yang lainnya melalui rekening itu,” kata Fredly, Minggu (25/10/2026).
Menurut dia, kepemilikan rekening dapat membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan. Karena itu, rekening tidak semestinya hanya menjadi sarana menyimpan dana, tetapi juga dapat mendukung akses terhadap program ekonomi dan layanan keuangan lainnya.
Fredly mengatakan, momentum Bulan Inklusi Keuangan setiap Oktober dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk perbankan, asuransi, pasar modal, dan layanan keuangan lain kepada masyarakat.
Meski demikian, ia menegaskan perluasan inklusi keuangan tidak terbatas pada kegiatan Oktober. Edukasi dan pembukaan akses tetap perlu dilakukan sepanjang tahun agar masyarakat memahami manfaat, fungsi, serta kesesuaian produk dengan kebutuhan mereka.
Ia berharap perluasan kepemilikan rekening dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan formal sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan.(nov)
Berita Lainnya +INDEKS
Kredit Rp53,15 Triliun Disalurkan dalam Tiga Bulan, 2,1 Juta Debitur Terima Pembiayaan
Pekanbaru - Sebanyak 2.106.401 debitur menerima kredit atau pembiayaan senilai Rp53,15 triliun se.
OJK Catat Kredit Rp64,85 Triliun untuk Lawan Rentenir, 2,28 Juta Debitur Terjangkau
Pekanbaru - Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir yang dikoordinasikan melalui Tim Percepata.
Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Petani hingga Masyarakat Miskin
Pekanbaru - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembiayaan Rp400 triliun pada 2027 untuk memperl.
OJK Riau Manfaatkan Aplikasi untuk Deteksi Dini Kredit Bermasalah
PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau memanfaatkan sistem pelaporan berbasis tek.
Riau Raih Enam Penghargaan Adinata Syariah, BI Perkuat Industri Halal
PEKANBARU - Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Riau menunjukkan sejumlah capaian sepanj.
BI Bawa UMKM Riau ke ISEF 2026, Bidik Pasar Nasional dan Internasional
PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau membawa sembilan usaha mikro, kecil, dan menengah (.








