• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Ekonomi

Target Satu Orang Satu Rekening, OJK Riau Tekankan Akses Keuangan

Redaksi

Ahad, 25 Oktober 2026 | 14:53:00 WIB
Cetak
Target Satu Orang Satu Rekening, OJK Riau Tekankan Akses Keuangan

PEKANBARU - Program satu orang satu rekening yang disampaikan pemerintah pusat menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau menilai perluasan akses tersebut perlu dibarengi edukasi agar rekening yang dibuka dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kepala OJK Provinsi Riau Moh Fredly Nasution mengatakan, program tersebut disampaikan dalam agenda nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.

Ia menyebutkan, terdapat alokasi anggaran sekitar Rp1,2 triliun dengan nominal Rp50.000 untuk setiap rekening yang dibuka. Namun, rincian mekanisme dan sasaran program perlu merujuk pada ketentuan resmi pemerintah.

“Targetnya satu orang satu rekening. Ini sebagai pembukaan rekening, kemudian akan ada program-program berikutnya, apakah penyaluran bantuan sosial atau yang lainnya melalui rekening itu,” kata Fredly, Minggu (25/10/2026).

Menurut dia, kepemilikan rekening dapat membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan. Karena itu, rekening tidak semestinya hanya menjadi sarana menyimpan dana, tetapi juga dapat mendukung akses terhadap program ekonomi dan layanan keuangan lainnya.

Fredly mengatakan, momentum Bulan Inklusi Keuangan setiap Oktober dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk perbankan, asuransi, pasar modal, dan layanan keuangan lain kepada masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan perluasan inklusi keuangan tidak terbatas pada kegiatan Oktober. Edukasi dan pembukaan akses tetap perlu dilakukan sepanjang tahun agar masyarakat memahami manfaat, fungsi, serta kesesuaian produk dengan kebutuhan mereka.

Ia berharap perluasan kepemilikan rekening dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan formal sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan.(nov)


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Ekonomi

Kredit Rp53,15 Triliun Disalurkan dalam Tiga Bulan, 2,1 Juta Debitur Terima Pembiayaan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:10:33 WIB

Pekanbaru - Sebanyak 2.106.401 debitur menerima kredit atau pembiayaan senilai Rp53,15 triliun se.

Ekonomi

OJK Catat Kredit Rp64,85 Triliun untuk Lawan Rentenir, 2,28 Juta Debitur Terjangkau

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:42:35 WIB

Pekanbaru - Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir yang dikoordinasikan melalui Tim Percepata.

Ekonomi

Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Petani hingga Masyarakat Miskin

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:07:39 WIB

Pekanbaru - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembiayaan Rp400 triliun pada 2027 untuk memperl.

Ekonomi

OJK Riau Manfaatkan Aplikasi untuk Deteksi Dini Kredit Bermasalah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:18:24 WIB

PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau memanfaatkan sistem pelaporan berbasis tek.

Ekonomi

Riau Raih Enam Penghargaan Adinata Syariah, BI Perkuat Industri Halal

Ahad, 18 Oktober 2026 - 13:58:00 WIB

PEKANBARU - Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Riau menunjukkan sejumlah capaian sepanj.

Ekonomi

BI Bawa UMKM Riau ke ISEF 2026, Bidik Pasar Nasional dan Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:20:54 WIB

PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau membawa sembilan usaha mikro, kecil, dan menengah (.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Target Satu Orang Satu Rekening, OJK Riau Tekankan Akses Keuangan
25 Oktober 2026
Pasca Hujan, Kabut Asap Pekanbaru Menipis, PM2.5 Turun ke Level Sedang
25 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Libatkan Sekolah Tekan Penularan HIV/AIDS
24 Oktober 2026
Pelajar Aceh Raih Emas AHM Best Student 2026 Lewat Inovasi Deterjen Ramah Lingkungan
24 Oktober 2026
Markarius Apresiasi Aksi KAMMI Tanam Pohon di Melebung
24 Oktober 2026
Pemerintah Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Fokus Beralih ke Ketahanan Keluarga
24 Oktober 2026
Dari Pengendalian Hama hingga Deterjen Alami, Pelajar Hadirkan Inovasi Berkelanjutan
24 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tercemar, PM2.5 Tembus 67,2
24 Oktober 2026
AHM Perkuat Kompetensi Gen Z, 1.215 Pelajar Ikuti Kompetisi Inovasi Nasional
24 Oktober 2026
Prabowo Targetkan Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Markarius Berharap Pekanbaru Kebagian
23 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Dishub Pekanbaru Manfaatkan CCTV untuk Tegur Pelanggar Lalu Lintas
  • 2 FIFGROUP Edukasi 85 Siswa SMKN 4 Pekanbaru, Bekali Generasi Muda Kelola Keuangan
  • 3 Pinjaman Daring Tembus Rp106,94 Triliun, Kredit Macet Ikut Naik
  • 4 OJK Cabut Izin Tiga BPR/BPRS dalam Sebulan
  • 5 Hujan Redakan Kabut Asap Pekanbaru, Polusi Udara Masih Ancam Kelompok Rentan
  • 6 GERAM Soroti Dugaan Overdosis Anak di MP Club, DP3APM Pekanbaru Sebut Pengawasan di Satpol PP
  • 7 Kualitas Udara Memburuk, PJJ Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang hingga 10 Oktober

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved