Ditengah Abu Kebakaran, Alquran Tetap Utuh Jadi Pengingat Kuasa Allah
PEKANBARU - Asap hitam masih membekas di udara ketika warga berdatangan melihat puing kebakaran di Jalan Satria Gang Solansa, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, pada Jumat (29/5/2026). Rumah bulatan, satu unit sepeda motor, hingga dua pintu kontrakan habis dilalap si jago merah.
Kayu-kayu berubah menjadi arang, seng rumah melengkung akibat panas, dan hampir tak ada barang yang tersisa. Kebakaran itu menyisakan duka bagi Helen dan Hj Ramaini pemilik rumah yang hanya bisa menyaksikan tempat tinggal rata dengan tanah.
Namun ditengah puing dan abu hitam itu, ditemukan sesuatu yang membuat banyak orang terdiam. Sebuah Alquran terlihat masih utuh. Tidak hangus terbakar, meski berada dilokasi yang dilalap api. Yang membuat warga semakin takjub, kain sarung yang menjadi alas Alquran justru ikut terbakar.

Peristiwa itu sontak menjadi perbincangan warga sekitar. Banyak yang mengaitkannya sebagai pengingat akan kebesaran dan kuasa Allah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru Zarman Candra membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan api menghanguskan bangunan rumah bulatan, sepeda motor, serta dua pintu kontrakan di lokasi kejadian.
“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun bangunan dan barang-barang di lokasi habis terbakar,” ujarnya.
Dibalik musibah itu, keberadaan Alquran yang tetap utuh menjadi perhatian banyak orang. Beberapa warga bahkan mengabadikan momen itu karena dianggap langka.
Bagi sebagian masyarakat, kejadian itu bukan sekadar peristiwa biasa. Ditengah musibah yang menghanguskan hampir seluruh isi bangunan, kitab suci umat Islam itu seolah menjadi penanda bahwa kuasa Allah berada di atas segala-galanya.
Musibah kebakaran memang datang tanpa diduga. Dalam hitungan menit, harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun bisa habis tak bersisa. Namun dari peristiwa itu pula, banyak orang mengambil pelajaran tentang keteguhan iman, kekuasaan Sang Pencipta, dan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah.
Warga yang menyaksikan kejadian itu berharap peristiwa itu menjadi pengingat bagi semua orang untuk selalu menjaga ibadah dan meningkatkan keimanan, sekaligus lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
Berita Lainnya +INDEKS
Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru membaik pada Sabtu (26/9) pagi. Data Badan Meteorolo.
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung mengecek kondisi SDN 62 dan SDN 84 Pe.
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengaspal jalan di RW 04, Kelurahan Cinta Raja, Kec.
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong investasi yang masuk ke daerah tidak hany.
Agung Nugroho Perketat Koordinasi Camat, Keluhan Warga Diminta Cepat Ditangani
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat koordinasi dengan para camat untuk mempe.
Agung Nugroho Tekankan Produk Hukum Daerah Harus Mudahkan Warga
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong masyarakat semakin memahami aturan dan pr.








