Forkopimda Pekanbaru Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Tata Kelola STC Jadi Perhatian
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat kesiapsiagaan menghadapi peningkatan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penguatan penanganan karhutla menjadi salah satu agenda dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Rakor tersebut dirangkaikan dengan koordinasi penanganan karhutla secara virtual bersama jajaran pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau. Selain isu kebakaran lahan, Pemko Pekanbaru membahas secara khusus tata kelola dan optimalisasi Gedung Sukaramai Trade Center (STC).
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla harus diantisipasi dengan memperkuat kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan.
“Kita menginstruksikan seluruh personel gabungan untuk memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan titik panas (hotspot), dan aksi mitigasi dini di lapangan,” kata Agung.
Menurut dia, penanganan karhutla tidak boleh hanya mengandalkan tindakan setelah kebakaran terjadi. Pemantauan dan mitigasi sejak dini diperlukan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap masyarakat.
Dalam rakor tersebut, Pemko Pekanbaru juga memfokuskan pembahasan pada persoalan Gedung Sukaramai Trade Center. Pemerintah daerah menyatakan tengah mencari formula terbaik untuk memastikan pusat perdagangan tersebut dapat kembali dikelola dan dimanfaatkan secara optimal.
Agung menegaskan, kepentingan pedagang menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penataan STC. Pemerintah tidak hanya mengejar aspek pengelolaan aset, tetapi juga memastikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pembahasan mengenai Sukaramai Trade Center menjadi komitmen Pemko Pekanbaru dalam mencari solusi terbaik bagi para pedagang dan memastikan pusat ekonomi masyarakat tersebut dapat beroperasi secara aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.
Dua agenda tersebut menunjukkan bahwa Pemko Pekanbaru menghadapi persoalan yang berbeda secara bersamaan, mulai dari ancaman bencana lingkungan hingga penataan pusat perdagangan yang berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi warga.
Agung juga mengapresiasi jajaran Forkopimda yang dinilai terus memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan di Kota Pekanbaru.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda atas dedikasi dan kesolidannya dalam menguatkan kolaborasi kita dalam membangun Pekanbaru,” katanya.
Berita Lainnya +INDEKS
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung mengecek kondisi SDN 62 dan SDN 84 Pe.
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengaspal jalan di RW 04, Kelurahan Cinta Raja, Kec.
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong investasi yang masuk ke daerah tidak hany.
Agung Nugroho Perketat Koordinasi Camat, Keluhan Warga Diminta Cepat Ditangani
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat koordinasi dengan para camat untuk mempe.
Agung Nugroho Tekankan Produk Hukum Daerah Harus Mudahkan Warga
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong masyarakat semakin memahami aturan dan pr.
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
PEKANBARU - Kualitas udara Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perbaikan. Konsentrasi partikulat hal.








