PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama TNI Abdul Haris dan Komandan Pangkalan Laut Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris di Pekanbaru dan Dumai, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala OJK Provinsi Riau Triyoga Laksito menyampaikan, aksi sosial ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara OJK dan Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam memperkuat peran sosial serta membantu percepatan pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
“Kami menyadari bahwa bencana alam membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial. Oleh karena itu, OJK bersama FKIJK bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan sebagai wujud empati dan solidaritas. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung pemulihan kondisi di daerah terdampak,” kata Triyoga, dalam rilis OJK belum lama ini.
Triyoga menambahkan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai yang selalu dijunjung tinggi oleh OJK dan seluruh pelaku industri jasa keuangan. Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada sektor keuangan, tetapi juga pada peran sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
Bantuan yang dihimpun akan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak dilapangan, seperti bahan makanan, perlengkapan sanitasi, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lain. Hal ini dilakukan agar dukungan yang diberikan benar-benar relevan dan bermanfaat bagi para korban.
Penyerahan bantuan melalui Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai dilakukan untuk memastikan proses distribusi dapat berjalan secara cepat, terkoordinasi, dan menjangkau lokasi terdampak yang sulit diakses. OJK Riau mengapresiasi dukungan TNI dalam membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan secara tepat sasaran.
Bantuan yang dihimpun akan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak dilapangan, seperti bahan makanan, perlengkapan sanitasi, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Hal ini dilakukan agar dukungan yang diberikan benar-benar relevan dan bermanfaat bagi para korban.
Ke Depan, OJK berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong semakin tingginya kepedulian sosial dan sinergi lintas sektor di daerah.