PEKANBARU - Masyarakat masih bisa memanfaatkan layanan kas terpadu di halaman Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman hingga besok, 12 Maret 2026.
Dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026, kantor Bank Indonesia Perwakilan Riau menyiapkan uang baru sebesar Rp4,3 triliun untuk bisa ditukar oleh masyarakat berbagai nominal.
"Setiap hari terdapat 1.000 paket penukaran uang rupiah dengan jumlah maksimal per paket sebesar Rp5.300.000 per orang," kata Kepala Kantor BI Riau Panji Achmad usai membuka Serambi 2026, Selasa (10/3/2026).
Ia menyebut, masyarakat dapat melakukan penukaran uang Rupiah dengan rincian pecahan Rp50.000 sebanyak 50 lembar (Rp2.500.000) Rp20.000 sebanyak 50 lembar (Rp1.000.000) Rp10.000 sebanyak 100 lembar (Rp1.000.000) Rp5.000 sebanyak 100 lembar (Rp500.000) Rp2.000 sebanyak 100 lembar (Rp200.000) dan pecahan Rp1.000 sebanyak 100 lembar (Rp100.000).
"Kami harap program ini dapat membantu kebutuhan uang baru masyarakat saat Idulfitri nanti," kata Panji.
Dikatakan Panji, secara keseluruhan KPw BI Provinsi Riau memperkirakan kebutuhan uang tunai selama Serambi 2026 mencapai Rp4,27 triliun, meningkat sekitar 8,4 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp3,94 triliun.
"Penyediaan uang ini merupakan bagian dari tugas Bank Indonesia sebagai bank sentral yang memiliki peran sebagai otoritas moneter sekaligus otoritas sistem pembayaran," ungkapnya.
Sebagai otoritas sistem pembayaran, BI memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat dengan berbagai pecahan mulai dari Rp100.000 hingga Rp1.000 agar masyarakat memperoleh uang layak edar untuk kebutuhan transaksi selama Ramadan dan Idulfitri.
Untuk melakukan penukaran, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi Pintar di laman pintar.bi.go.id.
"Sistem pendaftaran melalui aplikasi tersebut diterapkan untuk menghindari antrean panjang serta memastikan layanan berlangsung tertib dan transparan," sebutnya.