PEKANBARU - Kompetisi barista kopi dalam rangkaian Karya Riau Bertuah menjadi langkah nyata Bank Indonesia (BI) untuk mendorong kopi Liberika Riau semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sebanyak 27 peserta dari berbagai daerah di Riau mengikuti kompetisi ini dan memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp15 juta. Antusiasme pendaftar disebut sangat tinggi, menunjukkan meningkatnya minat terhadap pengembangan industri kopi lokal.
Kepala Tim Implementasi KEKDA KPw Bank Indonesia Provinsi Riau Hafidh Amrullah mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat ekosistem kopi daerah, khususnya bagi pelaku usaha kopi Liberika.
Menurutnya, melalui kompetisi tersebut, BI ingin pelaku kopi Liberika di Riau memiliki daya saing lebih kuat sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap kualitas dan potensi kopi lokal.
“Ketika kopi masuk ke ruang kompetisi, maka nilai jualnya ikut meningkat. Harapannya produk kopi lokal dapat dipasarkan dengan harga yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” kata Hafidh di Mal Living Word Pekanbaru, Rabu (1/7/2026).
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Sebelumnya, inisiatif pengembangan kopi lokal telah mulai dibentuk dan kini diperkuat melalui kompetisi yang melibatkan pelaku UMKM secara langsung.
Melalui kegiatan ini, BI menegaskan komitmen dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal, dengan sektor kopi yang saat ini dinilai menjadi salah satu komoditas unggulan di Riau.