Pusat Belanja Belum Diizinkan Beroperasi Penuh
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus menyatakan pusat perbelanjaan belum bisa beroperasi penuh, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.
Ia menyebut, bahwa hal itu sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat. "Tidak bisa buka, memang di Jawa pusat perbelanjaan sudah buka. Tapi kita belum bisa," kata Firdaus dilansir dari pekanbaru.go.id, Kamis (12/8/2021).
Walikota berharap, masyarakat bisa memahami kebijakan ini. Pusat perbelanjaan belum bisa buka hingga kini karena kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru masih tinggi.
Firdaus mengaku, tidak bisa membuat kebijakan sendiri. PPKM level 4 merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Apalagi penerapan PPKM tidak cuma di Kota Pekanbaru. Ada sejumlah daerah juga menerapkan PPKM level 4.
"Kita di Kota Pekanbaru sedang berada di puncak penyebaran," sebutnya.
Ia menyadari, kebijakan menutup pusat perbelanjaan tentu sangat berat. Namun, saat ini belum ada kelonggaran. Tapi, perdagangan esensial seperti makanan dan bahan pokok masih bisa buka selama PPKM ini.
Berita Lainnya +INDEKS
Waste Stasion Sudah Beroperasi di Pekanbaru, Warga Bisa Tukar Sampah Jadi Rupiah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mulai membuka stasiun pengumpulan dan pemilahan sa.
Harga Minyak Goreng dan Bawang di Pekanbaru Stabil
PEKANBARU - Aktivitas perdagangan bahan pokok di Pekanbaru terus meningkat menjelang Hari Raya Id.
Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Pekanbaru Meriah
PEKANBARU - Ribuan warga dari 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru tumpah ruah mengikuti Pawai Gema Tak.
Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat, Ada Hadiah Umroh
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dijadwalkan akan melangsungkan sholat Idulfitri 2026.
Daftar Kendaraan yang Dilarang Masuk Tol Pekanbaru - Dumai selama Arus Mudik 2026
PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) kembali mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna Jalan T.
Disnaker Pekanbaru Sudah Terima Belasan Aduan THR
PEKANBARU - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, sudah menerima sebanyak 13 aduan/lapora.








