Sekda Minta Dinsos Segera Tuntaskan Data Penerima BLT Covid
PEKANBARU - Rencana pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ke warga terdampak Covid-19 masih dalam tahap pendataan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil meminta Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru segera menuntaskan pendataan warga yang terdampak Covid-19
"Berapa jumlahnya, data ini yang belum kita dapatkan. Saya sudah perintahkan dinas sosial melakukan percepatan data," terang Jamil, Senin (6/9/2021).
Menurutnya, Dinsos belum sepenuhnya mendapatkan data yang valid dari RT/RW di sejumlah kelurahan. Ia mengaku sudah mengingatkan sejak pekan lalu agar pendataan dilakukan percepatan.
"Tadi saya tanya, mereka belum mendapatkan data. Nanti kita akan kita gesa lagi," ungkapnya.
Ia menyebut, pendataan dilakukan secara real dan harus valid. Karena penerima BLT adalah warga miskin yang kepala keluarga nya terdampak Covid-19.
Jumlah BLT rencananya di kisaran Rp1 juta per Kepala Keluarga (KK). Namun Jamil menyatakan jumlah ini masih perkiraan dan belum diputuskan.
Berita Lainnya +INDEKS
Waste Stasion Sudah Beroperasi di Pekanbaru, Warga Bisa Tukar Sampah Jadi Rupiah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mulai membuka stasiun pengumpulan dan pemilahan sa.
Harga Minyak Goreng dan Bawang di Pekanbaru Stabil
PEKANBARU - Aktivitas perdagangan bahan pokok di Pekanbaru terus meningkat menjelang Hari Raya Id.
Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Pekanbaru Meriah
PEKANBARU - Ribuan warga dari 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru tumpah ruah mengikuti Pawai Gema Tak.
Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat, Ada Hadiah Umroh
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dijadwalkan akan melangsungkan sholat Idulfitri 2026.
Daftar Kendaraan yang Dilarang Masuk Tol Pekanbaru - Dumai selama Arus Mudik 2026
PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) kembali mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna Jalan T.
Disnaker Pekanbaru Sudah Terima Belasan Aduan THR
PEKANBARU - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, sudah menerima sebanyak 13 aduan/lapora.








