Tujuh Kebiasaan Orang Jenius
Orang jenius sering dianggap orang yang beruntung. Pasalnya, mereka sangat konsisten menjalankan kebiasaan positif sehingga mereka bisa meraih sukses dengan kepintarannya.
Namun disisi lain, orang jenius ternyata memiliki kebiasaan aneh mulai dari penampilan hingga kebiasaan menyendiri. Lalu, apa saja ciri-ciri orang yang disebut jenius? Berikut rangkumannya:
1. Cenderung Berantakan
Berdasarkan hasil penelitian University of Minnesota terhadap munculnya kreativitas pada seseorang, kebanyakan ide bermunculan dari orang-orang di lingkungan berantakan daripada yang berasal dari tempat rapi.
2. Lebih Suka Menyendiri
Dalam penelitian berjudul 'Country roads, take me home... to my friends: How intelligence, population density, and friendship affect modern happiness'.
Penelitian Norman P.Li dari Singapore Management University dan Satoshi Kanazawa dari The London School of Economics and Political Science mengungkapkan bahwa keramaian membuat orang ber-IQ tinggi menjadi tidak nyaman.
3. Mengakui Kesalahan
Orang jenius dianggap bisa lebih mengakui kesalahannya, dibandingkan orang biasa. Sebab IQ tinggi cenderung memiliki otak yang bisa memahami sudut pandang orang lain dan tidak takut untuk mengakuinya.
4. Sering Mengkritik Diri Sendiri
Para peneliti Cornell University tahun 1999 menemukan bahwa orang cerdas jauh dari kata percaya diri. Sebab mereka cenderung meremehkan kemampuannya,hal ini karena mereka tahu banyaknya pengetahuan di luar sana.
5. Suka Bicara Sendiri
Mereka yang dianggap jenius dikatakan suka berbicara sendiri. Kebiasaan ini dapat meningkatkan daya ingat dan mempertajam pola pikiran. Padahal, biasanya orang yang suka bicara sendiri dianggap tidak waras.
6. Suka Menantang Diri
Orang-orang dengan nilai IQ tinggi memiliki kebiasaan tidak memiliki rasa puas pada sebuah pencapaian. Sehingga, mereka sering menantang dirinya sendiri untuk melakukan hal yang lebih besar. Padahal orang tersebut sudah melewati tahapan yang dianggap cukup bagi kebanyakan orang lain.
7. Sering Begadang
Orang dengan IQ tinggi ternyata banyak lebih nyaman bekerja di malam hari dibanding pagi hari. Sebab, orang jenius cenderung menghabiskan lebih banyak waktu berpikir dan berkarya. Sehingga, mereka akan memiliki jam tidur lebih sedikit dan memilih menghabiskan waktu istirahat untuk hal produktif.
Berita Lainnya +INDEKS
Toys Kingdom Dorong Anak Belajar Lewat Bermain
Menyambut tahun ajaran baru, Toys Kingdom menghadirkan program SKOOLVENTURE yang berlangsung pada.
Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI BCA 2027 Dibuka Hingga 20 Oktober 2026
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membuka pendaftaran Beasiswa Program Pendidikan Bisnis dan Perbank.
Ketan Talam Durian Viera Siap Jadi Ikon Oleh-oleh HUT Pekanbaru 242
PEKANBARU - Produk kuliner khas Ketan Talam Durian milik Viera Oleh-oleh siap meramaikan perayaan.
Layanan Hemodialisis RSD Madani Didukung 6 Mesin dan Tenaga Bersertifikat
PEKANBARU - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru terus memperkuat layanan kesehatan bag.
37 Tahun Kopi Meranti Tanpa Nama, Kini Liberika Jadi Peluang Bisnis
PEKANBARU - Kopi bukan sekadar minuman, tetapi telah menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak .
Capella Honda Sediakan Layanan Honda Care, Solusi Sepeda Motor Mogok di Jalan
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau terus berkomitmen memberikan pelayanan terbai.








