• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Sering Tidur dengan Televisi Menyala, Waspadai Bahaya Ini

Redaksi

Senin, 21 Maret 2022 07:14:23 WIB
Cetak
Sering Tidur dengan Televisi Menyala, Waspadai Bahaya Ini
Ilustrasi tidur.(int)

Tidur malam yang berkualitas salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan Anda.

Untuk mendapatkan hal tersebut. Banyak orang menemukan bahwa tidur dengan TV menyala membantu mereka tidur. Namun, para ahli umumnya setuju bahwa ini bukan ide yang baik. Tidur dengan TV menyala meningkatkan paparan cahaya biru, yang dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga :
  • Makanan Penurun Darah Tinggi Bisa Dicoba
  • Kombinasi Jus Jaga Kondisi Tubuh
  • Obat yang Disarankan Pengidap Covid-19 di Rumah dan RS

Meskipun Anda menemukan bahwa TV yang menyala membantu Anda tertidur, para ahli memperingatkan bahwa kualitas tidur yang Anda dapatkan akan menurun. Plus, tidur dengan TV telah dikaitkan dengan beberapa efek kesehatan yang negatif.

Berikut 4 alasan untuk tidak tidur dengan TV menyala, dilansir dari Healthline

1. Dapat menambah hutang tidur

Para ahli merekomendasikan agar orang dewasa tidur sekitar 8 jam setiap malam. Jumlah tidur yang Anda dapatkan yang kurang dari 8 jam disebut sebagai utang tidur.

Jadi, jika Anda mendapatkan 6 jam tidur, Anda memiliki 2 jam utang tidur. Seperti halnya hutang, hutang tidur adalah sesuatu yang ingin Anda hindari. Ini dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk berpikir jernih dan fokus sepanjang hari. Seiring waktu, utang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan mental dan fisik.

Saat Anda tidur dengan TV menyala, Anda mungkin sebenarnya kurang tidur dari yang Anda kira. Hal ini dapat meningkatkan hutang tidur.

2. Menurunkan produksi melatonin

Melatonin adalah hormon yang membantu kita tidur. Inilah yang memberi sinyal kepada tubuh Anda bahwa sudah waktunya untuk beristirahat dan memulihkan diri dari hari itu. TV dan perangkat lain yang menghasilkan cahaya biru dapat mengurangi jumlah melatonin yang dihasilkan tubuh Anda.

Ini dapat mempersulit otak Anda untuk mengetahui apakah itu siang atau malam. Ketika otak Anda berpikir itu masih siang di tengah malam, itu bisa membuat tidur dan tetap tertidur sangat sulit dilakukan.

3. Dapat merangsang otak

TV menyala bisa membuat otak Anda dirangsang. Ketika otak Anda menerima rangsangan, ia akan tetap aktif. Otak yang aktif adalah otak yang tidak mau mati, yang membuatnya sangat sulit untuk tertidur.

Ketika otak Anda distimulasi, itu dapat menyebabkan tidur yang Anda lakukan menjadi gelisah dan bukan tidur nyenyak yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

Para ahli mengatakan menonton TV atau mendengarkan TV memberikan terlalu banyak stimulasi ke otak Anda. Saat Anda meninggalkan TV pada hal-hal seperti kilatan lampu, perubahan suara, peringatan baru, dan lainnya dapat menyebabkan Anda tersentak bangun.

Plus, kita menyerap suara di sekitar kita untuk waktu yang lama sebelum kita mencapai bagian terdalam dari siklus tidur kita. Itu berarti otak Anda masih menangkap potongan-potongan dialog itu dan dirangsang saat Anda tertidur. Itu dapat menyebabkan mimpi aneh dan bahkan mengganggu.

Ketika Anda mengalami mimpi buruk, seringkali sulit untuk tertidur kembali. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kuantitas dan kualitas tidur.

4. Dapat mempengaruhi kesehatan

Teakhir, menyalakan TV saat Anda tidur dapat menyebabkan kurang tidur. Tanpa tidur yang cukup, Anda memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami berbagai efek kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, kekebalan melemah, hilang ingatan.

Namun, risikonya melampaui efek standar kurang tidur. Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa tidur dengan cahaya buatan, seperti yang berasal dari TV, dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas. Studi ini menemukan bahwa risiko ini meningkat bahkan jika tidak ada penurunan kuantitas atau kualitas tidur yang diterima peserta.

Jadi, bahkan jika mendapatkan istirahat malam yang baik meski TV menyala, itu mungkin masih mengganggu kesehatan Anda dalam jangka panjang.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Tingkatkan Silaturahmi, Capella Honda Buka Puasa Bersama Konsumen

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:32:22 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau menggelar buka puasa bersama konsumen setia, .

Lifestyle

Potret Raihan dan Farah Sewaktu KKN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:15:01 WIB

PEKANBARU - Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih peribahasa ini tak lepas dari setiap.

Lifestyle

Berlebihan Tidur Saat Puasa Bikin Buncit, Ini 4 Cara Atur Polanya

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:35:54 WIB

Banyak orang yang mengisi waktu puasa dengan tidur. Kerap kali, itu dilakukan untuk menghindari r.

Lifestyle

CDN Beri Tips Berkendara saat Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:16:48 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, gencar sosialisasi keselamatan berkendara. K.

Lifestyle

Rigina dan Nagita Asal Pekanbaru Harumkan Indonesia Ajang Musik Internasional di Singapura

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:41:26 WIB

PEKANBARU - Pertengahan Februari 2026, nama Indonesia, khususnya Provinsi Riau kembali menggema d.

Lifestyle

Menguatnya Swasensor Melahirkan “Tabu Baru” dalam Kerja Pers

Ahad, 15 Februari 2026 - 13:14:11 WIB

Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mencatat tren menguatnya praktik swasensor dikalangan jurn.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Harga Minyak Goreng dan Bawang di Pekanbaru Stabil
21 Maret 2026
Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Pekanbaru Meriah
21 Maret 2026
Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat, Ada Hadiah Umroh
20 Maret 2026
CDN Riau Sukses Gelar Honda AT Family Day di Pekanbaru
20 Maret 2026
Daftar Kendaraan yang Dilarang Masuk Tol Pekanbaru - Dumai selama Arus Mudik 2026
20 Maret 2026
Disnaker Pekanbaru Sudah Terima Belasan Aduan THR
17 Maret 2026
Kabar Gembira Petani Riau: Harga TBS Umur 9 Tahun Capai Nilai Tinggi Rp3.842
17 Maret 2026
Pemerintah Pekanbaru Ingatkan Pengelola Ritel Modern Jangan Jual Sembako Diatas HET
16 Maret 2026
Tumbuh Positif, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Gelar Hijabers Serenity Ride, Capella Honda Piknik bersama Puluhan Bikers Wanita
16 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Pemkab Siak Tetap Bayarkan TPP dan THR ASN, Nominal Disesuaikan
  • 2 Walikota Agung: Target Utama Pemasangan Wifi Gratis Seluruh Halte di Pekanbaru
  • 3 Ini Rincian Lengkap Besaran Zakat Fitrah di Pekanbaru Berdasarkan Jenis Beras
  • 4 Awasi Aktivitas Restoran saat Ramadan, Satpol PP Datangi Mal SKA dan Living Word
  • 5 Ramadan dan Idulfitri Tahun Ini, Bank Indonesia Siapkan Rp185,6 Triliun
  • 6 Pemko Pekanbaru Tak Kunjung Bayar Gaji Tenaga Alih Daya, Netizen: Sahur Pakai Indomie
  • 7 Disdik Klaim Pekanbaru Satu-satunya Daerah di Riau Berani Gaji PPPK PW Diatas UMR

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved