Pemko Pekanbaru Gencar Evaluasi BUMD yang Bebani Pemerintah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan evaluasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang membebani pemerintah daerah.
Ada beberapa BUMD dibawah naungan Pemko Pekanbaru dalam kondisi yang kurang baik. BUMD tidak maksimal dalam memberi kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Muhammad Jamil mengaku sudah mendapat arahan dari Pj Wali Kota untuk melakukan pembenahan. Pihaknya juga memanggil beberapa direksi BUMD.
"Sesuai arahan bapak Pj Wali Kota nanti kami akan sama-sama lihat dimana sisi ruginya," kata Muhammad Jamil, Jumat (22/7/2022).
Menurutnya, pihaknya mempelajari setiap kondisi BUMD yang dalam kondisi kurang baik. Ia melihat sisi pendapatan dan kerugian yang dialami perusahaan.
Pihaknya juga bakal mempelajari laporan keuangan BUMD tersebut. Jamil menyebut, sudah ada manajemen yang dibentuk dalam BUMD tersebut. Manajemen seharusnya bisa menjalankan perusahaan dengan baik.
"Kan ada manajemennya. Nanti kita panggil manajemennya," sebutnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Waste Stasion Sudah Beroperasi di Pekanbaru, Warga Bisa Tukar Sampah Jadi Rupiah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mulai membuka stasiun pengumpulan dan pemilahan sa.
Harga Minyak Goreng dan Bawang di Pekanbaru Stabil
PEKANBARU - Aktivitas perdagangan bahan pokok di Pekanbaru terus meningkat menjelang Hari Raya Id.
Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Pekanbaru Meriah
PEKANBARU - Ribuan warga dari 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru tumpah ruah mengikuti Pawai Gema Tak.
Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat, Ada Hadiah Umroh
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dijadwalkan akan melangsungkan sholat Idulfitri 2026.
Daftar Kendaraan yang Dilarang Masuk Tol Pekanbaru - Dumai selama Arus Mudik 2026
PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) kembali mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna Jalan T.
Disnaker Pekanbaru Sudah Terima Belasan Aduan THR
PEKANBARU - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, sudah menerima sebanyak 13 aduan/lapora.








