Pasien Keluhkan Layanan Klinik Sansani Pekanbaru
PEKANBARU - Apriliza, salah seorang pasien Klinik Sansani Jalan HR Soebrantas, Kelurahan Tuahkarya, Kecamatan Tuahmadani, Kota Pekanbaru keluhkan layanan di Klinik ini saat berobat, Selasa (10/1/2023) siang.
Diceritakannya, ia datang untuk berobat demam dan melakukan pendaftaran sesuai prosedur klinik. Semua berjalan lancar dan keluar dari Poli hingga menunggu obat.
Setelah selesai, ia dalam kondisi hamil tua melangkah pulang dan singgah dibagian informasi guna menanyakan prosedur rujukan untuk lahiran karena perkiraan jadwal ia akan melahirkan pertengahan Februari 2023.
"Kebetulan sudah di Klinik, sekalian lah saya tanyakan bagaimana proses ambil rujukan untuk lahiran di rumah sakit supaya di cover BPJS," ceritanya.
Ia melanjutkan, staf informasi pun mengatakan bisa dan menyarankan langsung konsultasi ke dokter saja. Mendengar jawaban itu ia langsung ingin mengurus rujukan.
"Nah, ketika saya mau ngurus rujukan daripada bolak-balik ke Klinik muncul lah beberapa alasan lain dari staf informasi yang sama dan mengatakan pasien tidak bisa berobat dua kali dalam satu hari di Klinik Sansani," jelasnya.
Ia merasa aneh dan bingung dengan pernyataan Klinik yang berubah-ubah sehingga berjam-jam di klinik dan terhambat pulang ke rumah. "Saya lagi hamil jadi agak kurang pantas rasanya dipermainkan, kalau malas melayani pasien ngomong terus terang, masyarakat yang berobat pakai BPJS itu bayar juga lho," keluhnya.
Ia mengaku tidak ingin hal yang dialaminya dirasakan pasien lain. "Cukup lah saya yang mengalami, jangan gara-gara kinerja buruk staf admin atau informasi pasien dirugikan," harapnya.
Public Relations BPJS Kesehatan Pekanbaru Dea mengatakan, BPJS Kesehatan tidak pernah membatasi pasien berobat berapa kali dalam sehari.
"Gak ada kita batas-batasi, itu oknum yang mengatakan seperti itu, ia sempat bertanya berobat di layanan kesehatan mana," kata Dea dari sambungan ponselnya.
Ia menyebut, BPJS bisa saja memutuskan kerjasama dengan layanan kesehatan swasta tersebut jika benar membatasi pasien berobat.
Ia menyarankan untuk menyampaikan komplain dan keluhan ke kotak kritik dan saran BPJS.
Admin Klinik Sansani Dara ketika temui terkait penolakan pasien saat tersebut mengatakan telah berkoordinasi dengan atasan dan memang benar peraturannya seperti itu.
"Pasien tidak bisa berobat dua kali dalam satu hari di Poli yang sama. Intinya tidak bisa itu aturan disini, Klinik juga punya target dari BPJS pak," cetusnya.*
Berita Lainnya +INDEKS
Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru membaik pada Sabtu (26/9) pagi. Data Badan Meteorolo.
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung mengecek kondisi SDN 62 dan SDN 84 Pe.
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengaspal jalan di RW 04, Kelurahan Cinta Raja, Kec.
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong investasi yang masuk ke daerah tidak hany.
Agung Nugroho Perketat Koordinasi Camat, Keluhan Warga Diminta Cepat Ditangani
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat koordinasi dengan para camat untuk mempe.
Agung Nugroho Tekankan Produk Hukum Daerah Harus Mudahkan Warga
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong masyarakat semakin memahami aturan dan pr.








