Pekerja Minyak Tewas di Wilayah Kerja PHR, Disnaker Bentuk Tim Investigasi
PEKANBARU - Pekerja Pertamina Hulu Rokan di Siak tewas saat bekerja. Peristiwa itu terjadi di sumur minyak Wilayah Kerja Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Desa Minas Barat, Kabupaten Siak bernama Derison Siregar (23).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau Imron Rosyadi mengatakan, pekerja asal Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) itu tewas saat pengeboran minyak. Dia sudah membentuk tim untuk mendalami kejadian itu.
"Pihak PHR sudah melapor secara resmi ke kita. Lalu kita langsung investigasi. Kita juga akan panggil untuk PHR dan pihak terkait, karena yang meninggal itu pekerja dari sub kontraktornya," kata Imron dilansir dari mcr, Sabtu (21/1/2023).
Menurutnya, insiden itu termasuk pada kategori fatality. Sebab, korban baru berusia 22 tahun, dan meninggal akibat tertimpa besi.
Dia menjelaskan, fatality itu merupakan kejadian pekerja yang tertimpa, terjatuh, tertabrak. Karena itu, Imron membuat tim untuk mengecek standar PHR.
"Kita investigasi soal standar operasional prosedur, pembongkaran cranenya seperti apa. Jadi kenapa korban bisa tertimpa," jelasnya.
Sebelumnya, kabar duka datang dari pekerja sumur minyak Wilayah Kerja Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Desa Minas Barat, Siak bernama Derison Siregar (23). Pekerja asal Tapanuli Tengah, Sumatera Utara itu tewas saat pengeboran minyak.
"Kejadian itu berawal saat korban berangkat bersama rekannya ke lokasi Sumur Rig PHR di Area 5D-28 KM 33 Minas Barat, Rabu (18/1/2023)," kata Kasat Reskrim Polres Siak, Iptu Toni Prawira Jumat (20/1/2023).
Singkat cerita, korban ditemukan sudah dalam keadaan tergeletak dengan posisi jongkok, kepala di atas meja floor dan tak sadarkan diri.
"Selanjutnya saksi 2 bernama Octa berlari ke arah camp untuk mengambil tandu. Karyawan PT ACS lainnya langsung membawa korban dengan mengunakan mobil ke klinik PHR," jelas Toni.
Korban sampai di klinik PHR sekitar pukul 09.15 WIB. Namun sayang, tenaga medis PHR mengatakan korban sudah meninggal dunia. Kondisi korban mengalami pecah kepala di kening dan tangan sebelah kanan patah.
Toni menduga, penyebab kecelakaan kerja diduga akibat terlepasnya FOSV atau full opening safety valve dari pengait Air Hoist. Korban langsung dibawa ke rumah duka dan kasusnya ditangani Sat Reskrim Polres Siak.
Berita Lainnya +INDEKS
Waste Stasion Sudah Beroperasi di Pekanbaru, Warga Bisa Tukar Sampah Jadi Rupiah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mulai membuka stasiun pengumpulan dan pemilahan sa.
Harga Minyak Goreng dan Bawang di Pekanbaru Stabil
PEKANBARU - Aktivitas perdagangan bahan pokok di Pekanbaru terus meningkat menjelang Hari Raya Id.
Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Pekanbaru Meriah
PEKANBARU - Ribuan warga dari 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru tumpah ruah mengikuti Pawai Gema Tak.
Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat, Ada Hadiah Umroh
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dijadwalkan akan melangsungkan sholat Idulfitri 2026.
Daftar Kendaraan yang Dilarang Masuk Tol Pekanbaru - Dumai selama Arus Mudik 2026
PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) kembali mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna Jalan T.
Disnaker Pekanbaru Sudah Terima Belasan Aduan THR
PEKANBARU - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, sudah menerima sebanyak 13 aduan/lapora.








