Pemudik Via Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru Meningkat 100 Persen
PEKANBARU - Untuk angkutan pemudik di Pelabuhan Sungai Duku seperti angkutan Speedboat Naga Line dan Meranti Ekspres mengalami peningkatan sekitar 90 persen dari kapasitas angkut.
Petugas Pelabuhan Sungai Duku, Fiktori mengatakan, untuk penumpang Speedboat sudah penuh tanggal 19-20. Sementara, untuk Kapal KM Jelatik sudah penuh tiketnya dari tanggal 18- 20 April 2023.
"Untuk Speedboat pada tanggal 20 akan ada penambahan jadwal keberangkatan. Diperkirakan prediksi puncak mudik itu pada tanggal 20 karena ada tiga armada yang akan berangkat pada tanggal 20 itu dan ketiga armada tersebut sudah terisi penuh," ujar Fiktori, Rabu (19/4/2023).
Selain itu, kata dia, nantinya pelabuhan sungai duku akan libur satu hari pada hari raya pertama. Namun, pihaknya belum tau apakah liburnya tanggal 21 atau tanggal 22 April. Selanjutnya, pelabuhan akan kembali aktivitas lagi di hari raya kedua.
Dijelaskannya, peningkatan penumpang mulai terjadi H-7 dan diperkirakan puncaknya nanti di tanggal 20 April. Oleh sebab itu untuk mengantisipasinya untuk Speedboat nantinya akan menambah jadwal keberangkatannya.
Kemudian untuk harga tiket tidak ada kenaikan, harga tiket tetap untuk Speedboat Rp 237 ribu termasuk Boarding Pass. Sedangkan untuk kapal KM Jelatik Rp 162 termasuk Boarding Pass.
"Pihak kapal maupun Speedboat saat ini tengah mendata untuk keberangkatan penumpang," terangnya.
Fiktori mengimbau untuk masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran di Pelabuhan Sungai Duku agar mengkonfirmasi kepada agen loket untuk kapal atau Speedboat untuk keberangkatannya. Apakah masih tersedia atau tidak. Seperti KM Jelatik itu sudah penuh untuk keberangkatan tanggal 20 April.
"Masyarakat bisa memilih alternatif melalui pelabuhan Buton atau Speedboat Naga Line atau Meranti Ekspres dengan mengkonfirmasi ke agennya apakah tanggal yang akan dia rencanakan berangkat masih tersedia tiketnya atau tidak.
Sementara itu untuk posko dipelabuhan sudah dimulai sejak H-15 sampai dengan H+15," pungkasnya.
Sementara itu, hal yang sama juga terjadi di Terminal Antarkota Antarprovinsi (AKAP) Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru. Kondisi saat ini telah mengalami peningkatan penumpang capai 100 persen dari hari biasa, yaitu hanya 3 ribu penumpang tetapi saat ini naik menjadi 6 ribu penumpang.
Dijelaskannya, untuk tujuan penumpang masih didominasi tujuan Sumatera Utara yaitu sebesar 60 persen, Sumatera Selatan Lampung Bengkulu sebesar 9 persen, Sumatera Barat sebesar 6 persen, kemudian selebihnya tujuan Jawa, dan sekitarnya 25 persen.
"Untuk data per tanggal 17 April 2023 jumlah kendaraan ada 539 unit dan jumlah penumpang 6.684 orang rata-rata load factor sebesar 60 persen. Diperkirakan puncak arus mudik tanggal 19 April karena bertepatan dengan cuti bersama," ujar Kepala Koordinator Terminal BRPS Pekanbaru, Debi Septi.
Ditambahkannya, untuk harga tiket bus non ekonomi mengalami kenaikan seperti bus SAN itu kenaikannya mencapai Rp 100-120 ribu atau rata-rata mengalami kenaikan harga tiket mencapai 30 persen.
Berita Lainnya +INDEKS
FKPPI Kuansing: Suhardiman Amby Layak Pimpin PPM Riau
Teluk Kuantan - Dukungan terhadap Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, untuk maju dalam burs.
Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru kembali melaksanakan kegiatan Immigration Goes to School se.
Pelayanan Samsat Riau Buka Kembali Sabtu 16 Mei
PEKANBARU - Pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di seluruh wilayah Provins.
Polsek Minas Cek Tanaman Jagung Pipil Usia 35 Hari di Minas Timur
Siak - Dalam mendukung program ketahanan pangan, Polsek Minas kembali melaksanakan pengecekan per.
Pemerintah Pekanbaru Rencana Bangun Ruang Publik di Jalan Sudirman Ujung
PEKANBARU - Sempat mendapatkan penolakan oleh sejumlah orang, tim gabungan dari Satpol PP dan Din.
Aksi Cepat Tim Gabungan DLHK dan Satpol PP Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
PEKANBARU - Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman bergerak cepat merespons laporan masyarakat.








