PSPS Riau Terancam Degradasi Jika Gagal Raih Poin Penuh Sisa Laga
Perjuangan berat harus dilalui oleh skuad PSPS Riau. Klub berjuluk Askar Bertuah ini wajib menang dalam dua laga sisa laga terakhir yakni saat melawan Nusantara United (laga tandang) dan melawan Persikab (laga kandang) jika ingin bertahan di Liga 2 Indonesia.
Jika hasil yang didapat sebaliknya, maka peluang bertahan semakin kecil. Pasalnya, PSPS Riau saat ini tengah berada pada posisi 2 klasemen sementara babak playoff degradasi Liga 2 Indonesia hingga pekan ke-4 dengan raihan 5 poin.
Tim berjuluk Asykar Bertuah tersebut terpaut 4 poin dari Nusantara United pemuncak Klasemen Sementara dan satu poin dari posisi 3, PSDS Deli Serdang dan Persikab yang memiliki poin 4. Jika skuad PSPS Riau tidak bisa menyapu bersih sisa dua laga tersebut, maka PSPS Riau akan terancam terdegradasi ke liga 3.
Diketahui, pada laga sebelumnya PSPS Riau vs PSDS Deli Serdang di Stadion Kaharuddin Nasution pada Minggu (21/1/2024) sore, berakhir dengan skor imbang dengan skor 1-1. Meskipun PSPS Riau berhasil unggul 1-0 pada menit ke 55, tetapi berhasil dibalas oleh PSDS di injuri time.
Tim tamu berhasil membuka keunggulan lebih dulu lewat tendangan yang dilesatkan oleh Bruno Silva di depan gawang setelah mendapatkan umpan dari sisi kanan. Skor menjadi 1-0. Anak asuh Ridwan Saragih terus menggempur lini pertahanan PSDS, tetapi upaya kerja keras tersebut belum membuahkan hasil positif.
Tertinggal 1-0 dari tim tuan rumah, PSDS mencoba membangun serangan demi serangan agar bisa mengejar ketertinggalannya. Usaha dan kerja mereka pun membuahkan hasil dan akhirnya PSDS berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di injuri time oleh Bima Lesmana.
Pelatih PSPS Riau, Ridwan Saragih mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan PSPS melawan PSDS Deli Serdang. Pasalnya, banyaknya peluang yang didapatkan pemain PSPS namun gagal dikompersikan menjadi sebuah gol.
Selain itu, dua pemain PSPS yakni Fava Sheva dan Syahrul Mustofa mengalami cidera sehingga masuk pemain pengganti dan terjadi perubahan taktikal. Dengan hitungan detik, PSDS berhasil menciptakan gol. Namun, Ridwan Saragih tetap memberikan apresiasi perjuangan para pemain.
"Ya, hanya hitungan detik mungkin ya, permainan sepakbola tidak bisa terencana seperti hitungan matematika. Tetapi saya apresiasi perjuangan para pemain. Saya harapkan kedepannya agar bisa lebih baik lagi," ujar Ridwan Saragih.
Berita Lainnya +INDEKS
Pekanbaru Lestari Run Digelar Besok, Olahraga Sambil Pungut Sampah Meriahkan HUT ke-242
PEKANBARU - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pe.
Capella Honda Racing Team Dominasi AHDC Riau 2026, Abdul Malik Sapu Dua Kemenangan
Pekanbaru - Capella Honda Racing Team tampil dominan pada ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regi.
AHDC Regional Riau Sukses Digelar, Pecinta Otomotif Sampaikan Terimakasih
Pekanbaru - Ajang balap motor bergengsi Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 2026 yang dige.
AHM Terus Jaring Bibit Pebalap Lokal Lewat AHDC, Buka Peluang Masuk Tim Binaan Astra Honda
BANGKINANG - Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan komitmen dalam menjaring bibit-bibit pebal.
Tiga Kelas Tuntas Sebelum Istirahat, AHDC Regional Riau 2026 Berlangsung Sengit di Bangkinang
BANGKINANG - Persaingan sengit mewarnai race utama Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 202.
Zaky Juara Race 2 All Sonic AHDC Regional Riau 2026, Dominasi Rider Tuan Rumah
BANGKINANG - Kelas All Matic menjadi balapan pembuka pada race utama ajang balap bergengsi Astra .








