Puluhan THL Pindahan RS Madani ke Diskes Pertanyakan Kapan Mulai Kerja
PEKANBARU - Eks Tenaga Harian Lepas (THL) Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani yang, dipindahkan ke Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru mempertanyakan kejelasan nasib mereka. Pasalnya hingga kini pasca kontrak kerja 77 tenaga honorer tersebut berakhir 30 Juni 2025 belum juga dipanggil bekerja.
Kekecewaan sejumlah THL dicurahkan di kolom komentar akun TikTok Walikota Pekanbaru melalui sebuah postingan saat Walikota Agung Nugroho menyampaikan bahwa pengajuan ribuan PPPK paruh waktu disetujui pusat.
Akun MyLadyQueen berkomentar "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon maaf mengganggu, Pak Wali. Saya mewakili rekan-rekan nakes RSD Madani. Sudah hampir 3 bulan kami belum bekerja karena proses peralihan ke Dinkes.
Inaproc kami belum dapat diakses, dan malah diarahkan ubah KBLI jadi tenaga kebersihan (D3) dan admin (S1), yang tidak sesuai kompetensi kami.
Kami juga dengar ada kesalahan anggaran di Dinkes dan rencana dikembalikan ke Madani, tapi pihak Madani belum bisa menerima.
Kami mohon waktu Bapak untuk bisa berdiskusi langsung, agar ada kejelasan soal status dan solusi terbaik bagi kami.
Terima kasih atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," tulisnya.
"Semoga bapak sehat selalu dalam lindungan Allah SWT, pak MOHON diperhatikan TENAGA KESEHATAN yang dirumahkan RSD MADANI sampai detik ini belum jelas statusnya pak, R4 yang notabene nya status sama dengan kami diangkat paruh waktu, kami gak iri pak rezeki sudah ada masing-masing, kami minta seadil-adilnya tuk kami NAKES yang dibuang dari rumah kami sendiri pak,, bantu kami NAKES pak A #pejuang mencari nafkah tuk membeli susu anak," sambung akun beauty girl.
Akun syalala12328 juga berkomentar di Instagram Walikota Pekanbaru. "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Mohon maaf mengganggu, Pak Wali. Saya mewakili rekan-rekan nakes RSD Madani. Sudah hampir 3 bulan kami belum bekerja karena proses peralihan ke Dinkes.
Inaproc kami belum dapat diakses, dan malah diarahkan ubah KBLI jadi tenaga kebersihan (D3) dan admin (S1), yang tidak sesuai kompetensi kami.
Kami juga dengar ada kesalahan anggaran di Dinkes dan rencana dikembalikan ke Madani, tapi pihak Madani belum bisa menerima. Kami mohon waktu Bapak untuk bisa berdiskusi langsung, agar ada kejelasan soal status dan solusi terbaik bagi kami. Terima kasih atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," tulisnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan kota Pekanbaru dr Fira Septiyanti dikonfirmasi menyebut, persoalannya belum semua THL dari RSD Madani menyelesaikan proses penyesuaian nomor Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sesuai nomenklatur THL yang dianggarkan.
Sehingga pejabat pengadaan belum bisa melakukan proses kontrak. "Mekanisme kontrak lewat E-katalog. Jadi nomor Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) harus sesuai," kata Fira.
dr Fira meminta THL supaya mengikuti arahan yang sudah disampaikan untuk memperlancar proses kontrak kerja. Namun ia tidak menyebut kapan para THL eks RSD Madani bisa mulai bekerja.
Kepala Dinas Kesehatan Hazli Fendriyanto dikonfirmasi terkait kapan pastinya para THL bisa mulai bekerja, Hazli irit bicara. "Tadi info ibu Fira sudah komunikasi," singkat Azli sambil menyarankan kembali menghubungi dr Fira.
Berita Lainnya +INDEKS
Pemerintah Pekanbaru Rencana Bangun Ruang Publik di Jalan Sudirman Ujung
PEKANBARU - Sempat mendapatkan penolakan oleh sejumlah orang, tim gabungan dari Satpol PP dan Din.
Aksi Cepat Tim Gabungan DLHK dan Satpol PP Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
PEKANBARU - Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman bergerak cepat merespons laporan masyarakat.
Wakapolsek Minas Cek Kesiapan Lahan 1 Hektare untuk Penanaman Jagung
Siak - Dalam rangka mendukung kesiapan lahan pertanian dan memastikan kondisi lahan layak tanam, .
Pengawasan Hewan Kurban di Pekanbaru Diperketat
PEKANBARU - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanak) Kota Pekanbaru mulai memperketat pengawasan .
Pemprov Riau Alokasikan Rp62 Miliar untuk 3.644 Mahasiswa
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp62 miliar pada tahun angga.
Berangkat Haji Tanpa Khawatir, Komunikasi Lancar dengan Paket Terpercaya SimpelRoam IM3
Berangkat haji merupakan momen penting yang dinanti banyak jemaah Indonesia. Ditengah rangkaian i.








