• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Ekbis

Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam demi Lindungi Pelanggan

Redaksi

Senin, 09 Februari 2026 | 13:58:00 WIB
Cetak
Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam demi Lindungi Pelanggan

PEKANBARU - Enam bulan sejak diluncurkan, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) berhasil mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berisiko spam serta scam. Berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan dikembangkan bersama mitra teknologi strategis, Tanla lewat platform berbasis AI-nya, Wisely AI, sistem ini secara konsisten melindungi 100% pelanggan dari potensi penipuan digital.

Ditengah meningkatnya peran ponsel sebagai sarana utama komunikasi, transaksi, dan aktivitas ekonomi, perlindungan ruang digital kini menjadi kebutuhan mendasar. Melalui penguatan fitur ini, Indosat tidak hanya menghadirkan konektivitas yang andal, tetapi juga rasa aman bagi pelanggan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :
  • Indosat Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih, Cerminkan Bisnis Berkelanjutan
  • Pastikan Jaringan di Aceh Stabil Sambut Idulfitri, Indosat Sasar Titik Keramaian Pasca Bencana

Data internal Indosat menunjukkan bahwa sebagian besar ancaman berasal dari modus penipuan OTP, phishing, dan undian palsu, dengan saluran utama melalui SMS dan panggilan suara. Aktivitas mencurigakan juga meningkat pada periode tertentu, seperti menjelang hari raya, musim belanja daring, dan masa pencairan bantuan sosial.

Lebih dari sekadar memblokir ancaman, fitur ini juga mendorong keterlibatan pelanggan dalam upaya pencegahan. Sejak diluncurkan lebih dari 2,5 juta orang telah mengaktifkan aplikasi ponsel untuk peningkatan pengalaman dan mencatatkan lebih dari 124.000 nomor yang digunakan untuk aksi penipuan.

Dari sisi dampak sosial dan ekonomi, sistem perlindungan ini membantu pelanggan terhindar dari risiko kehilangan dana, gangguan usaha, hingga penyalahgunaan data pribadi. Manfaat perlindungan ini dirasakan secara signifikan, terutama oleh segmen UMKM, lansia, dan pelanggan di wilayah dengan tingkat kerawanan yang lebih tinggi. Lebih jauh lagi, fitur ini membantu mencegah potensi kerugian finansial sebesar US$ 500 juta. Hasilnya, lebih dari 95% pelanggan merasa lebih terlindungi oleh fitur ini.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nezar Patria mengatakan, Indosat mengapresiasi upaya yang dilakukan Indosat dalam memerangi scam dan spam di Indonesia. Hal ini menjadi contoh nyata pemanfaatan AI yang tepat guna bagi perlindungan konsumen. Kami mendorong pelaku industri untuk mengimplementasikan hal serupa demi terciptanya ekosistem digital yang lebih aman”.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menambahkan, bahwa penguatan fitur ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjawab kebutuhan nyata pelanggan.

"Kami melihat bahwa ponsel telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui kolaborasi dengan mitra teknologi seperti Tanla, kami menghadirkan perlindungan yang lebih proaktif dan adaptif. Teknologi AI di jaringan kami membantu menyaring ancaman sebelum berdampak pada pelanggan," jelas Vikram.

Sebagai mitra strategis Indosat, Tanla turut berperan dalam mengembangkan sistem deteksi berbasis AI yang adaptif terhadap pola kejahatan digital. Sistem ini memiliki tingkat akurasi hingga 99% persen dan terus disempurnakan melalui pembelajaran data secara berkelanjutan.

Founder Chairman & CEO of Tanla Platforms, mengatakan Uday Reddy mengatakan, kolaborasi dengan Indosat dan pemerintah Indonesia mencerminkan komitmen pihaknya untuk menghadirkan inovasi bagi industri yang memiliki dampak nyata. Melalui Wisely AI, pihaknya membantu melindungi masyarakat Indonesia dan mendorong adaptasi digital di penjuru negeri.

"Kami juga terbuka untuk masukan dan senang dengan kesempatan yang diberikan untuk turut membantu memberdayakan masa depan digital Indonesia," katanya.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Ekbis

Sambut HUT RI ke-81, Capella Honda Riau Tebar Diskon Servis hingga 17 Persen

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:35:22 WIB

PEKANBARU - Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Capella D.

Ekbis

SELMA Tawarkan Perabot Rumah Tangga Mulai Rp17 Ribu

Jumat, 07 Agustus 2026 - 15:19:23 WIB

SELMA menghadirkan promo kebutuhan rumah tangga melalui program “Merdeka Isi Rumah Murah” dal.

Ekbis

BATIQA Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Pelatihan APAR Seluruh Karyawan

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 13:37:14 WIB

PEKANBARU - Komitmen terhadap keselamatan kerja terus diperkuat BATIQA Hotel Pekanbaru dengan men.

Ekbis

Rayakan 10 Tahun Berdiri, BATIQA Hotel Pekanbaru Gelar Giveaway Voucher Menginap

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:49:57 WIB

PEKANBARU - Memperingati satu dekade perjalanannya, BATIQA Hotel Pekanbaru menggelar giveaway ber.

Ekbis

Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun di Semester I, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:57:00 WIB

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang .

Ekbis

Telkomsel Komitmen Lindungi Hak Konsumen Pasca Putusan MK, Kini Kouta Bisa Dirollover

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:37:47 WIB

PEKANBARU - PT Telkomsel menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penyelen.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Imigrasi Siak Bangun Komunikasi dengan PWI Riau
12 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, Capella Honda Riau Tebar Diskon Servis hingga 17 Persen
12 Agustus 2026
SNLIK 2026 Libatkan 75.000 Responden, Jangkau Seluruh Kabupaten/Kota
12 Agustus 2026
Literasi Keuangan Naik, OJK Ingatkan Tantangan Perlindungan Konsumen
12 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Perkuat Penerangan Jalan, Sasar Keselamatan dan Keamanan Warga
12 Agustus 2026
HUT Ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Pemko Pekanbaru Perkuat Sinergi dengan TNI
12 Agustus 2026
Pekanbaru Terima Transfer Kurang Bayar DAU Rp9,73 Miliar
11 Agustus 2026
Forkopimda Pekanbaru Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Tata Kelola STC Jadi Perhatian
11 Agustus 2026
Agung Nugroho Kukuhkan Pengurus RT, RW dan Dasawisma Lima Puluh
11 Agustus 2026
Lepas Kontingen Jambore Nasional, Wali Kota Pekanbaru Minta Peserta Jaga Nama Baik Daerah
11 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Disdukcapil Pekanbaru Bantah Pengurusan Akta Kematian Berbayar, Tegaskan Layanan Gratis dan Siap Tindak Oknum
  • 2 Sungai Sail Disulap Jadi Destinasi Wisata, Walikota: Akan Jadi Ikon Baru Pekanbaru
  • 3 BMHS Perkuat Ekosistem Bedah Robotik, Siapkan SDM dan Standar Dukung Industri Kesehatan
  • 4 Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Gubernur Sementara BI, Jaga Stabilitas Rupiah dan Sistem Keuangan
  • 5 Sulit Dikonfirmasi, Sikap Kepala DPMPTSP Pekanbaru Dinilai Tak Sejalan dengan Komitmen Keterbukaan Walikota
  • 6 Panen Raya TNI di Bengkalis, Wabup: Jangan Alihfungsikan Lahan Sawah
  • 7 Jalan Berlubang di Lampu Merah Pasir Putih Viral, Warganet Debat Soal Siapa Bertanggungjawab

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved