Catut Nama Ketua PWI Riau, Diduga Penipu Minta Uang Modus Biaya Tiket ke Jakarta
PEKANBARU - Dugaan penipuan dengan mencatut nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau Raja Isyam Azwar, kembali terjadi. Pelaku menggunakan akun WhatsApp palsu dengan memasang foto profil Raja Isyam Azwar untuk menghubungi sejumlah pihak dan meminta uang dengan dalih biaya tiket perjalanan ke Jakarta.
Modus yang digunakan pelaku adalah mengaku mendapat undangan dari Dewan Pers di Jakarta. Dengan mengatasnamakan Ketua PWI Riau, pelaku berusaha meyakinkan calon korban agar mentransfer sejumlah uang.
Aksi tersebut terungkap setelah seorang pejabat di Pekanbaru menerima pesan dari nomor WhatsApp yang mengaku sebagai Raja Isyam Azwar. Merasa curiga, pejabat tersebut kemudian menghubungi Sekretaris PWI Riau N Doni Dwi Putra, untuk memastikan kebenaran permintaan tersebut.
Hasil pengecekan memastikan nomor yang digunakan pelaku bukan milik Ketua PWI Riau. Dengan demikian, pesan yang beredar dipastikan merupakan aksi penipuan yang memanfaatkan identitas Raja Isyam Azwar.
Sekretaris PWI Riau N Doni Dwi Putra mengimbau masyarakat, pejabat pemerintah, mitra kerja, serta relasi PWI Riau agar tidak mudah percaya jika menerima pesan dari nomor yang mengatasnamakan Raja Isyam Azwar dan meminta bantuan dalam bentuk apa pun.
"Kami memastikan nomor WhatsApp tersebut bukan milik Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar. Apabila ada pihak yang menerima pesan yang meminta bantuan uang atau hal lainnya atas nama beliau, jangan langsung dipercaya. Silakan lakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pengurus PWI Riau atau melalui nomor yang selama ini digunakan," tegas Doni, Selasa (4/8/2026).
Doni juga mengingatkan masyarakat untuk semakin waspada terhadap maraknya modus penipuan digital yang memanfaatkan identitas tokoh masyarakat. Menurutnya, pelaku kerap menggunakan foto profil dan nama pejabat atau tokoh untuk membangun kepercayaan calon korban.
"Kami berharap masyarakat tidak mudah terpancing. Selalu lakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap setiap permintaan yang berkaitan dengan uang atau bantuan," pungkasnya.
PWI Riau mengimbau masyarakat yang menerima pesan serupa agar tidak menanggapi ataupun mengirimkan uang, serta segera melakukan konfirmasi kepada pengurus PWI Riau melalui nomor resmi yang selama ini digunakan.(rls)
Berita Lainnya +INDEKS
GMPR Desak Transparansi Dugaan Kredit Fiktif Rp48,57 Miliar di BRK Syariah, Manajemen Sebut Sudah Beri Sanksi Internal
PEKANBARU - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kepemudaan Peduli Riau (GMPR) ke.
GMPR Serukan Aksi di BRK Syariah, Angkat Dugaan Korupsi dan Transparansi Kredit
PEKANBARU - Gerakan Mahasiswa dan Kepemudaan Peduli Provinsi Riau (GMPR) menyerukan aksi unjuk ra.
PWI Pekanbaru Siap Kawal SPMB 2026 Agar Transparan dan Bebas Pungli
PEKANBARU - Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pekanbaru menyatakan komitm.
PWI Riau Gelar Pemotongan Hewan Kurban Iduladha 1447 Hijriah
PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban da.
Kantor Imigrasi Pekanbaru Menunda Keberangkatan Enam Calon Jemaah Haji Nonprosedural
PEKANBARU - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru.
PWI Pusat Tetapkan Susunan Pengurus Baru
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melakukan penyesuaian susunan kepengurusan harian melalu.







