Pemko Pekanbaru Perkuat Pencegahan HIV/AIDS, Sasar Pelajar Lewat KPA Goes to School
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS dengan menyasar kalangan pelajar melalui program KPA Goes to School. Langkah ini ditempuh menyusul kekhawatiran terhadap kecenderungan usia penderita HIV/AIDS yang semakin muda.
Program tersebut melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru. Edukasi dilakukan langsung di lingkungan sekolah dengan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya HIV/AIDS, faktor penularan, serta langkah-langkah pencegahannya.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, edukasi sejak usia sekolah menjadi salah satu langkah penting untuk membangun pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS. Menurut dia, pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui layanan kesehatan, tetapi juga harus dimulai dari peningkatan pengetahuan generasi muda.
“Karena itu kita bersama Dinas Kesehatan turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya HIV/AIDS dan bagaimana cara mencegahnya,” ujar Markarius.
Ia menilai kondisi HIV/AIDS saat ini membutuhkan perhatian serius. Terlebih, muncul kekhawatiran terhadap tren kasus yang mulai menyentuh kelompok usia lebih muda.
Melalui KPA Goes to School, Pemko Pekanbaru berharap pelajar memiliki informasi yang tepat mengenai HIV/AIDS sehingga tidak mudah terpapar informasi keliru. Edukasi juga diarahkan untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga perilaku hidup sehat dan menghindari faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan.
Pemko Pekanbaru menempatkan sekolah sebagai salah satu ruang strategis untuk memperkuat pencegahan. Selain membekali pelajar dengan pengetahuan, pendekatan edukatif diharapkan mampu mendorong terbentuknya kesadaran sejak dini sehingga upaya penanggulangan HIV/AIDS tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif.
Pemerintah daerah menegaskan, penanganan HIV/AIDS membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, keluarga hingga masyarakat. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai penting untuk menekan risiko penularan sekaligus menghapus stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV.
Berita Lainnya +INDEKS
Pekanbaru Unjuk Gigi di Asia Tenggara, GCMC IMT-GT Jadi Panggung Pembuktian
PEKANBARU - Kota Pekanbaru mulai menunjukkan kelasnya sebagai kota yang mampu menjadi tuan rumah .
Besok Car Free Day Pekanbaru Ditiadakan
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru meniadakan pelaksanaan Car Free Day (CFD) pada Minggu, 9 Ag.
SIEXPO Putar Uang Luar Daerah ke Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru melihat penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference.
Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha Adaptif Hadapi Era AI
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong pelaku usaha dan birokrasi mempercepat ad.
Pemko Pekanbaru Optimalkan Layanan 112
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menangani kebakaran rumah di Jalan B.
Satpol PP Sosialisasikan Penertiban Bangunan Liar di Jalan Pesisir Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menyiapkan penertiban bangunan liar yang berd.







